Gabung Insight Broadcast

Mindset Content Creator #2: Facta, Non Verba

Mark

Pengetahuan tanpa aksi (menerapkan atau membagikan) adalah basi.
— Ogut Mudacumasekali

Mindset Content Creator #2: Facta, Non Verba

Hai, Sohib Insight. Selamat datang kembali di Class Insight - Instagram Hack.

Setelah mendapatkan banyak Insight di mindset pertama kemarin, yaitu seputar tentang bagaimana seorang konten kreator harus memiliki pandangan “Audience Centric” terhadap konten yang ia buat agar mendapatkan lebih banyak engagement serta menjangkau lebih banyak follower. Pada kesempatan ini saya akan berbagi insight belajar kembali, yang tentunya masih dari modul Instagram Hack karya Bang Ogut.

Dan insight yang akan saya bagikan kali ini akan menjadi insight yang sangat menarik. Jadi, jangan lupa siapkan catatan dan pulpen kamu untuk mencatat berbagai insight yang nanti bisa kamu dapatkan setelah membaca blog ini. Bila perlu kamu juga bisa membuatnya menjadi konten (ig/ tiktok) dan tag akun media sosial Jurnal Insight (@jurnalinsight) jika kamu mau.

Seperti kebanyakan trainer/coach/mentor pada umumnya. Mereka akan selalu menyapa muridnya terlebih dahulu sebelum memulai topic baru atau pembahasan baru. Ini berlaku di setiap kelas online di masa pandemi ini. Dan tidak terkecuali juga Bang Ogut yang selalu menyapa member kelasnya dengan sapaan khas Instagram Hack, yaitu “Halo Creators, Welcome back, …” Dan mungkin kalian ngeh, kalau saya juga sebenarnya suka menyapa kalian setiap awal tulisan blog ini.

Kalau di Jurnal Insight sapaannya nggak keren-keren amat, yaitu “Hai, Sohib Insight.” Bukan Sohib ambyar, ya 😂

Kembali lagi ke topik utama kita, wkwk. Di postingan blog kali ini, ada beberapa insight menarik yang akan saya bagikan yang merupakan insight setelah mempelajari modul Instagram Hack. Masih sama topik kita dengan yang kemarin, yaitu membicarakan tentang mindset seorang konten kreator. Insight kali ini berjudul "Mindset Content Creator #2: Facta, Non Verba."

So, tanpa panjang kali lebar kali tinggi lagi (padahal tadi saya udah panjang lebar di awal, ya 😅). Langsung saja kita ke insight-nya.

INSIGHT 1

Facta, Non Verba

Pada video modul Instagram Hack yang saya pelajari kali ini. Bang Ogut menjelaskan betapa banyaknya orang diluar sana yang kegiatan suka belajar mulu. Pindah dari satu tempat (seminar, pelatihan dan semacamnya) ketempat yang lain. Dalam video tersebut Bang Ogut orang tersebut sebagai “knowledge junkie.”

Knowledge junkie adalah ketika kita memiliki banyak ilmu tapi kita tidak mengamalkan atau menerapkan ilmu tersebut, baik untuk diri kita sendiri atau untuk kemaslahatan umat (asek, udah kayak di pengajian aja nih bahasanya, hehe). Atau paling tidak jika memang kita merasa masih terasa berat untuk mengamalkannya, kita bisa membagikan ilmu tersebut kepada orang lain yang menurut kita dapat atau mampu mengamalkan ilmu tersebut.

Tidak ada salahnya memiliki banyak ilmu. Karena seperti perkataan Bang Ogut di video tersebut, “Knowledge is Power”. Tetapi perlu kita ketahui juga Sohib Insight. Bahwa, “Knowledge without action is nothing.”

Kalau kita punya ilmu tapi tidak menerapkan ilmu tersebut. Maka yang ada ilmu tersebut sia-sia.

Karena itulah Bang Ogut menaruh harapan kepada setiap membernya untuk tidak menyia-nyiakan ilmu yang telah ia bagi; ilmu yang telah dia buat semudah mungkin untuk bisa diterapkan. Bahkan ada satu perkataan Bang Ogut yang membuat saya tersentuh, yaitu “Jangan membuat saya (Bang Ogut) sakit dengan cara tidak menerapkan ilmu yang saya (Bang Ogut) bagikan.”

Mungkin itulah yang menjadi alasan kenapa Bang Ogut membagikan mindset “Facta, Non Verba” ini.

Facta, non verba adalah sebuah frasa atau bisa juga disebut sebagai quote yang berasal dari bahasa latin. Yang kalau kita terjemahkan ke dalam bahasa indonesia (menggunakan google translate, hihi) memiliki arti, “Perbuatan, bukan perkataan.”

Tapi kalau saya boleh memberikan makna atau pendapat pribadi. Saya pribadi lebih senang memaknainya sebagai “Aksi lebih besar dari mimpi.” Artinya, tidak peduli seberapa besar mimpi yang kita inginkan. Aksi haruslah lebih besar daripada mimpi tersebut. Dan memang seharusnya begitu. Jika kita benar-benar ingin mewujudkan mimpi tersebut. Kita tidak bisa hanya banyak mimpi saja tapi tidak ada aksi yang kita lakukan sama sekali.

Jika aksi saja tidak ada. Lalu bagaimana bisa mimpi memberikan reaksi dalam wujud kenyataan?

INSIGHT 2

Belajar Dari Pengalaman Pribadi

Jujur saya adalah orang yang senang sekali mengikuti sebuah kegiatan. Dan sepanjang hidup saya, saya telah mengikuti begitu banyak kegiatan. Mulai dari yang gratis sampai yang berbayar.

Tapi kalau saya pikirkan kembali apa yang telah saya lakukan. Maksud saya mengikuti begitu banyak kegiatan. Ilmu dibandingkan dengan manfaat yang saya dapatkan, lebih banyak ilmunya daripada manfaatnya. Artinya, ilmu tersebut ada di kepala saya, tapi saya tidak dapat melihat manfaat atau bentuk dari ilmu tersebut secara nyata.

Sampai akhirnya saya sadar setelah merenung dan mendapatkan sebuah kalimat yang membuat saya berubah.

Tidak ada perbedaan antara orang yang berilmu dengan yang tidak. Sampai yang berilmu memanfaatkan ilmunya. — Jurnal Insight.

Asik nggak tuh quote-nya? Nggak asik? Oke, skip...

Itulah alasan kenapa saya sangat struggle sekali untuk membuat dan membangun Jurnal Insight (Catatan Insight) ini. Supaya, saya bisa melihat manfaat atau bentuk nyata dari ilmu yang sudah saya pelajari. Dan kedepannya nanti, Insya Allah saya akan rutin berbagi insight setiap minggunya.

Dari sini saya ingin meminta do’a dari Sohib Insight supaya saya tetap konsisten untuk berbagi insight yang bermanfaat. Dan saya juga mendo’akan Sohib Insight semua yang membaca blog ini. Semoga selalu mendapatkan ilmu yang bermanfaat, aamiin.

INSIGHT 3

Menjadi Content Creator Di Era Informasi

Di era dimana semua orang bisa mengakses informasi secara bebas dan luas. Dimanapun dan kapanpun. Maka tidak heran jika nantinya akan banyak orang yang kalau ditanya A, tau; ditanya B, tau; ditanya apapun pasti tau (asal buka google dulu, wkwk).

Namun, kita berharap untuk tidak menjadi seseorang yang tau ilmunya, tapi tidak tau cara menggunakannya. Atau tau ilmunya, tapi tidak mau membagikannya. Maka seperti yang saya sebutkan diawal tadi, jika kita belum siap menerapkannya setidaknya kita membagikannya.

Cara membagikannya gimana, Di’? Gampang! (Setalah saya tau ilmunya).

Sekarang adalah Era Informasi yang mana kita bisa mengakses informasi melalui berbagai macam platform yang tersedia. Seperti, youtube, instagram, facebook, tiktok dan semacamnya. Dan kabar bagusnya, kita tidak hanya bisa mengakses informasi tersebut hanya untuk dikonsumsi. Tapi kita pun bisa ikut berpartisipasi untuk membagikan informasi; membagikan ilmu apa yang kita miliki; membagikan keterampilan apa yang kita kuasai; atau hanya sekedar membagikan pengalaman hidup yang pernah kita alami. Yang pastinya, hal yang kita bagi adalah hal yang memiliki value atau manfaat bagi orang lain.

So, saran saya mulailah dari sekarang untuk berbagi. Mulai aja dulu dari hal-hal yang kecil seperti membagikan quotes atau video pendek berdurasi 1 menit. Jangan sampai seperti pengalaman pribadi saya, hehe.

Tapi, apakah bisa saya menjadi seorang konten kreator di era informasi seperti sekarang ini? Ya jawabannya, pasti bisa. Kamu bisa mempelajari bagaimana cara menjadi seorang konten kreator mulai dari yang gratis seperti yang kamu baca sekarang ini. Atau yang berbayar seperti kelas Instagram Hack karya Bang Ogut.

Kalau kamu ingin belajar dan bertumbuh bersama Jurnal Insight. Kamu bisa "Click Here" dibagian atas hompage. Nanti kamu akan diarahkan ke wa dan kamu tinggal kirim pesan ke wa Jurnal Insight bahwa kamu ingin mendapatkan info setiap Jurnal Insight update konten baru.

Okay, sampai disini dulu insight kita, Sohib Insight. Nantikan insight selanjutnya. Seperti biasa, Happy Insight!😊

__
Insight from:
Instagram Hack by Ogut Mudacumasekali

About the Author

Hai, Saya Raden Sasak. Saya senang memikirkan hal-hal yang jarang terpikirkan. Saya senang menulis insight setiap hari. Karena tiada hari, tanpa insight yang bermanfaat.

Support Jurnal Insight.

Post a Comment

Silahkan berkomentar jika ingin berdiskusi, memberikan masukan atau menanyakan sesuatu. Jangan pernah membagikan informasi pribadi atau informasi sensitif pada saat berkomentar. Terimakasih 😉
What do you want to do? Choose your menu!
Reload