Gabung Insight Broadcast

Mindset Content Creator #3: Mindset & T.O.T.E

Mark

“Sebuah pattern NLP yang sangat berguna jika kita dapat mengaplikasikannya secara benar. Tidak hanya memahaminya sebatas teori atau mindset saja.”

Itulah sekilas yang terlintas dalam benak saya ketika melihat materi selanjutnya di modul Instagram Hack.

Saya jadi penasaran ketika melihat judulnya dan tertarik untuk menontonnya lebih lanjut. Berharap, saya bisa mendapatkan banyak insight dari menonton video tersebut.

Dan inilah insight yang saya dapatkan.

Mindset Content Creator #3: Mindset, T.O.T.E

Hai, selamat datang kembali, Sohib Insight. Sudah lama sekali ya, rasanya saya tidak share insight lagi. Terakhir saya membagikan insight baca buku Mindful Life karya Darmawan Aji.

Bukan karena saya tidak mau berbagi insight. Tapi karena kemarin saya sibuk mempercantik tampilan blog seperti yang Sohib insight lihat hari ini.

Setidaknya berbedalah dari tampilan yang terakhir kali Sohib insight lihat, hehe…

Nah, tadinya saya pikir saya bisa selesai cepat waktu mempercantik tampilan blog. Tapi ternyata….

LAMA BANGET. Pake NGET, WKWK.

Karena saya harus belajar banyak hal. Maklum, tidak memiliki background atau pengetahuan tentang coding meng-coding, haha…

Tapi tau, gak? Gara-gara hal tersebut saya jadi tertarik belajar tentang pengembangan web, termasuk belajar bahasa pemrograman web, yaitu Front End Web Development, wkwk…

Bantu do’a, ya, supaya saya dimudahkan dan dilancarkan dalam proses belajar dan memahami ilmu. Insya Allah saya bagikan di blog ini juga nantinya. Supaya kita bisa belajar bersama-sama :)

Baik, kita balik ke topik, hehe….

Jadi, hari ini ceritanya saya kembali memposting blog dan istirahat sejenak dari aktivitas mempercantik tampilan blog.

Blog yang kamu baca saat ini adalah blog ketiga dari Mindset Content Creator.

Kamu bisa membaca mindset pertama dan mindset kedua dulu untuk menambah insight kamu seputar content creator.

Sebelum melanjutkan membaca blog ini. Seperti biasa, saya ingin mengingatkan Sohib Insight untuk menyiapkan alat tulis.

Siapa tau… ada satu, dua insight yang bisa Sohib petik dari blog ini.

Kalau sudah, kita langsung meluncur aja ke bawah mengarungi insight-insight bermanfaat, hehe...

Contents
INSIGHT 1

Pentingnya Mindset Terhadap Skill

Kita mengetahui bahwa smartphone atau kita sebut saja hp (biar lebih ringkas) memiliki sebuah chip. Yang mana chip ini memiliki peran penting dalam sebuah hp.

Sebuah chip yang kencang pasti akan menghasilkan performa yang kencang dan maksimal.

Tapi, pernahkah kita berpikir bagaimana jadinya jika sebuah chip dalam hp bermasalah?

Kira-kira apa yang akan terjadi pada hp tersebut?

Pasti rusak lah, ya, haha…

Kalau chipnya bermasalah. Mungkin yang akan terjadi, hpnya tidak menghasilkan performa yang maksimal.

Karena performanya tidak maksimal, kita menjadi sedikit kecewa.

Sekiranya begitulah yang akan terjadi ketika kita tidak berhasil menghadirkan performa yang maksimal ketika ingin menunjukkan skill atau keterampilan yang kita miliki kepada orang lain.

Saya pernah mengalami hal seperti itu. Sering malahan, haha…

Dan ketika saya menonton modul instagram hack, yaitu mindset content creator. Saya jadi mendapatkan beberapa pencerahan.

Ada beberapa hal yang saya dapatkan. Dan hal-hal tersebut akan saya tuangkan dalam tulisan insight pada blog kali ini.

Ah, Bosen. Mindset Mulu

Pernahkah kita bosen gara-gara ikutan sebuah kelas yang isinya bahas mindset mulu?

Jika pernah, berarti kita se-frekuensi, haha…

Kadang, ketika kita mengikuti sebuah kelas atau semacamnya. Akan ada waktu dimana kebosanan bertemu hal-hal yang makin membuat kita bosan.

Dalam konteks ini adalah mindset, wkwk.

Ngikut kelas niatnya biar dapat teknik baru atau metode baru dalam marketing. Eh, malah dapat teori-teori terus, wkwk...

Betapa menyedihkan hidupku, huhu…

Tapi, ketika melihat, (menonton maksudku, hihi), Bang Ogut mengatakan bahwa, “Jangan bilang mindset mulu. Mindset itu penting.” Eh, kalo 'mengatakan' berarti didengar, ya? Bukan dilihat dan ditonton, haha…

Kurang lebih begitu katanya. Lupa-lupa ingat, Sohib Insight, sorry :D

Tapi ada benarnya juga kalau mindset itu penting. Saya akan coba jelaskan, kenapa mindset itu penting!?

Peran Penting Mindset

Tadi diawal kita sempat singgung tentang hp dan chip. Iya, kan? Ah, masak lupa? Baca lagi dari awal kalo lupa, hihi…

Nah, sekarang coba kita analogikan sebuah mindset menjadi chip hp yang bertanggung jawab terhadap performa hp.

Ketika kita membicarakan tentang chip. Maka kita tidak hanya membicarakan sebuah chip yang hanya berperan untuk satu atau dua komponen saja.

Karena sebuah chip itu berhubungan dan menghubungkan semua komponen yang ada di dalam hp tersebut.

Biar lebih sederhana, kita asumsikan saja dalam hp tersebut ada 5 komponen yang terhubung dan dihubungkan oleh sebuah chip.

Diantara komponen tersebut ada yang berperan sebagai speaker, layar, kamera, microphone dan tombol.

Sebuah hp bisa dikatakan berfungsi dengan baik dan menghadirkan performa yang maksimal jika semua komponennya berfungsi.

Dan sekarang, bisakah kita bayangkan jika… Jika chip hp tersebut bermasalah.

Yaitu, ada satu jalur ke komponen yang bermasalah yang menyebabkan salah satu komponen tidak berfungsi.

Apakah hp tersebut masih bisa dikatakan berfungsi dengan baik?

Ya, tentu tidak! Karena hp bisa dikatakan berfungsi dengan baik ketika semua komponennya berfungsi.

Masa iya, kamu mau katakan hpmu berfungsi dengan baik ketika layarnya nyala tapi fungsi sentuhnya tidak work (seperti melakukan klik, scroll dan semacamnya)?

Gimana caranya mau nge-balas hujatan-hujatan netizen di kolom komentar kalo layarnya nggak bisa disentuh, wkwk.

Sebagaimana peran chip terhadap hp. Begitulah peran sebuah mindset terhadap skill atau keterampilan.

Dari analogi diatas, bisa kita simpulkan bahwa mindset adalah otak dari semua skill.

Mindset Adalah Otak Dari Semua Skill

Jika chip adalah otak dari sebuah hp. Maka mindset adalah otak dari semua skill atau keterampilan yang kita miliki dan yang ingin kita kuasai.

Dan perlu kita pahami bersama bahwa mindset yang terbenam dalam kepala kita sangat sangat sangat mempengaruhi keterampilan yang kita miliki.

“Banyak orang yang punya skill bagus tapi mindsetnya salah.”

— Instagram Hack by Ogut

Kita... Sebenarnya, memiliki banyak skill yang bagus.

Bahkan memiliki keterampilan yang sangat bagus. Tapi kadang kala kita tidak bisa menggunakan keterampilan tersebut secara maksimal.

Masalahnya dimana? Masalahnya terletak pada mindset kita terhadap skill atau keterampilan yang kita miliki.

Sangat disayangkan jika kita memiliki banyak keterampilan-keterampilan yang sangat bagus namun tidak bisa kita gunakan sesuai harapan atau ekspektasi kita.

Cobalah untuk memperbaiki mindset kita terhadap keterampilan yang kita miliki. Supaya kita bisa mendapatkan hasil yang sesuai dengan yang kita harapkan.

Baik buruknya hasil yang kita dapatkan dari sebuah skill bergantung pada mindset kita sendiri.

Jurnal Insight, Juli 2022.
INSIGHT 2

The NLP TOTE

Barusan kita telah membaca beberapa tentang mindset dan pengaruhnya terhadap skill. Dan sekarang kita bakalan membahas tentang salah satu pattern NLP, yaitu

TOTE - Apa itu TOTE?

Sebenarnya kepanjangan TOTE kalo kita lihat melalui kacamata NLP adalah Test - Operation - Test - Exit.

Yang mana kalo berdasarkan NLP memiliki definisi:

The TOTE is an NLP basic strategy pattern. All strategies fit into a TOTE format.

— NLP Workbook by Joseph O’Connor

Simpelnya, TOTE adalah strategi dasar yang digunakan untuk mendapatkan strategi baru.

Sedangkan dari penjelasan Bang Ogut yang saya tangkap. TOTE adalah metode yang bisa kita gunakan untuk mengoptimalkan konten instagram kita.

Apa Saja Yang Dioptimalkan?

Ada banyak yang bisa kita optimalkan. Bisa dari segi desainnya. Bisa dari segi penulisannya. Bisa juga dari segi stateginya itu sendiri seperti kapan memposting konten, sapaan unik untuk para followers, kapan update story dan sebagainya.

Kita kan nggak tau mana konten yang works di akun instagram kita. Sehingga kita perlu sebuah metode yang bisa membantu kita untuk mendapatkan strategi konten yang pas.

Untuk lebih jelasnya cara penggunaan TOTE bisa kamu bisa lihat pada gambar dibawah ini.

Diagram TOTE
Source: transformdestiny.com

Nah, dengan metode TOTE ini. Kamu bisa tuh, ngetes semua strategi yang kamu punya. Dan mencari strategi yang paling tepat untuk konten instagram kamu.

Contoh saja:

Misalnya kamu ingin mencari waktu postingan, kapan waktu yang paling banyak views-nya.

Kamu bisa tes selama satu minggu post di jam 9 pagi. Kemudian minggu depan coba lagi di waktu siang pukul 12-13. Kemudian kamu coba lagi selama satu minggu post di waktu sore sekitar pukul 16-17.

Setelah itu kamu bandingkan hasil dari uji coba yang sudah kamu lakukan. Dan cari tau mana waktu yang paling tepat untuk mu memposting konten.

Sampai Kapan Kita Melakukan Tes?

Mungkin beberapa dari Sohib Insight bertanya, “Sampai kapan saya harus melakukan tes?”

Kalau yang saya dapatkan dari Bang Ogut, yaitu sampai pecah telor. Kalau kita berbicara tentang “sampai pecah telur” maka kita tidak berbicara tentang proses yang singkat.

Sebagian orang mungkin akan mengatakan, “Saya bisa kok berhasil dengan sekali buat. Nggak perlu tes-tes terus.”

Ya, bisa sih… (Sambil garuk-garuk kepala.)

Tapi sayangnya itu hanya 0.000 sekian persen saja. Dan itupun kalau kamu seberuntung itu untuk bisa berhasil sekali buat. Yang ingin saya katakan adalah,

Berhentilah untuk berpikir bahwa kamu bisa berhasil dalam sekali buat atau dengan proses yang instan. Karena berhasil bukan tentang sekali buat.

Berhasil adalah sebuah proses yang panjang. Tidak bisa instan, jika pun bisa. Maka, Instan dapatnya, instan juga hilangnya.

Jurnal Insight, Juli 2022

Oke, sampai disini, paham kan? Udah berapa insight yang kamu dapatkan?

Sebenarnya saya ingin membahas TOTE lebih dalam lagi. Tapi saya rasa lebih baik saya bahas di insight belajar NLP saja.

Nantikan, ya, insightnya :)

INSIGHT 3

Sediakan Ruang Dalam Hatimu

Ada satu nasehat yang sangat saya suka dari video pembelajaran Instagram Hack kali ini.

Dan mungkin nasehat ini bisa bermanfaat untuk kamu ketika kamu gagal dan merasa kecewa dengan hasil yang kamu dapatkan.

“Sediakan ruang 20% dihati untuk kegagalan.”

— Ogut Mudacumasekali

Entah apa yang akan kamu lalui dalam prosesmu mencari keberhasilan. Tapi selalu ingat untuk menyediakan ruang 20% di hatimu untuk menerima kegagalan.

Saya percaya bahwa tidak ada orang yang selalu berhasil dalam prosesnya. Tapi saya yakin, ketika kita memberikan ruang untuk bisa menerima kegagalan disitulah letak keberhasilan kita.

Dengan begitu kita akan hidup dengan damai. Dan kita akan selalu menikmati proses yang kita lalui. Karena mau gagal atau berhasil. Semua itu adalah pembelajaran.

Semuanya adalah tentang belajar. Anggaplah kegagalan itu sebagai ilmu yang mahal. Karena kamu harus mengorbankan banyak hal untuk mendapatkannya.

Dan orang lain belum tentu bisa memperoleh ilmu yang sama seperti yang kamu peroleh.

KESIMPULAN

Oke, sampai disini dulu sharing insightnya. Udah dapat insight apa aja nih kita? Udah banyak lah ya?

Saya coba simpulkan sedikit, ya, biar saya juga dapat insight-nya, hehe

Pertama, jangan pernah menyepelekan mindset. Karena mindset adalah otak dari semua skill yang kita punya. Mindset yang salah bisa saja membuat skill kita tidak bisa perform secara maksimal.

Kedua, nggak ada orang yang bisa berhasil dalam sekali buat. Semuanya butuh proses yang panjang dan itu sangat menguras energi dan waktu kita. Namun, pada akhirnya hasil tidak akan menghianati proses.

Ketiga, luangkanlah 20% di hatimu untuk menerima kegagalan. Hatimu bukan hanya untuk menerima keberhasilan namun kegagalan juga. Jika hatimu hanya menerima keberhasilan saja. Maka bersiaplah untuk merasakan kekecewaan.

Support Bang Ogut dengan cara membeli Kelas Instagram Hack melalui tautan dibawah ini:
Daftar Kelas Instagram Hack

PENUTUP

JIka kamu merasa insight ini bermanfaat. Yuk, share ke teman atau kerabat terdekatmu melalui sosial media.

Kamu juga bisa menggunakan blog ini untuk kepentingan pribadimu, selama mencantumkan sumbernya.

Mari bersama, kita berbagi insight bermanfaat. Happy Insight!😇😉

Ingin mendukung blog Jurnal Insight? Kamu bisa berdonasi seikhlasnya disini

__
Insight from Class:
Instagram Hack by Ogut Mudacumasekali

About the Author

Hai, Saya Raden Sasak. Saya senang memikirkan hal-hal yang jarang terpikirkan. Saya senang menulis insight setiap hari. Karena tiada hari, tanpa insight yang bermanfaat.

Support Jurnal Insight.

2 comments

  1. Mantep Mas Hadi.

    1. Saya suka sekali desain baru ini. Kekinian banget.

    2. Tulisan ini asyik dibaca. Jadi tau-tau udah sampe akhir, deh.

    3. Mindset itu ibarat sistem operasi, kalau softwarenya bagus tapi sistem operasinya gak kompetibel. Nggak running programnya.

    4. Mungkin bisa sekali coba langsung berhasil. Kalau pun langsung berhasil, itu manifestasi dari banyaknya kegagalan.

    Terus berbagi Mas Hadi. Makin keren!
    1. Wah, Alhamdulillah. Terimakasih banyak Kadika atas feedbacknya.
Silahkan berkomentar jika ingin berdiskusi, memberikan masukan atau menanyakan sesuatu. Jangan pernah membagikan informasi pribadi atau informasi sensitif pada saat berkomentar. Terimakasih 😉
What do you want to do? Choose your menu!
Reload