Gabung Insight Broadcast

Dari Kutipan, Menemukan Inspirator Hingga Impian

Mark

Hari ini, begitu banyak insight menarik dan bermanfaat yang saya dapatkan. Mulai dari insight baca email, insight nonton YouTube, sampai insight berupa impian.

Hi, Sohib Insight. Selamat datang di blog Daily Insight. Semoga yang membaca Daily Insight ini bisa mendapatkan beberapa manfaat dan kebaikan.

Jika tidak, setidaknya kalian sudah membiasakan diri untuk membaca hari ini. So, selamat membaca :)

Daily Insight. Sabtu, 20 Agustus 2020: Dari Kutipan, Menemukan Inspirator Hingga Impian

Sempet blunder ketika bangun pagi, karena tidak tahu mau melakukan kegiatan apa. Tapi, dari sini saya belajar bahwa sebelum tidur, kita harus membuat daftar hal-hal yang ingin kita lakukan pada saat bangun tidur nanti.

Paling tidak ada satu kegiatan lah, yang benar-benar ingin kita kerjakan pada saat bangun tidur. Supaya gak bingung-bingung amat, mau ngerjain apa pas bangun. 

Karena bingung mau ngerjain apa. Ya sudah, saya buka-buka email saja. Siapa tau dari buka email bisa dapat inspirasi yang menarik untuk diambil insightnya.

Kenapa saya buka email? Karena saya banyak subscribe situs-situs yang bagus pada saat berselancar di google. Entah itu mau nyari artikel A, pas liat situsnya bagus dan ada fitur langganan, saya pasti langganan email.

Dari situlah, saya selalu buka email terlebih dahulu kalau tidak tau mau melakukan kegiatan apa pas bangun tidur. Biasanya kalau gak buka email, pasti baca buku. Kalau gak baca buku, pasti …

Pasti tau dong, jawabannya apa? Haha… Pasti buka sosmed, hu..hu..

Ada beberapa insight yang saya dapatkan ketika buka email. Semua insight tersebut saya dapatkan dari Bapak Simon. Simon Sinek, maksud saya, hehe...

INSIGHT 1

Menjadi Pemimpin Dan Menumbuhkan Rasa Empati

"A leader must be inspired by people before a leader can inspire people." 

~ Simon Sinek.

Email pertama, yaitu tentang kepemimpinan. Dimana seorang pemimpin terlebih dahulu terinspirasi oleh orang lain, sebelum akhirnya dia menginspirasi orang lain.

Kalimat diatas kurang lebih polanya sama dengan kalimat yang sering kita dengar, “Jika ingin dihormati orang lain, hormati orang lain terlebih dahulu.”

Jadi, siapapun yang membaca blog Daily Insight ini, dan ingin menjadi seorang pemimpin. Maka, terinspirasi lah terlebih dahulu oleh orang lain, sebelum menginspirasi orang lain. 

Begitulah pesan dari Bapak Sinek. Oke, lanjut ke email kedua, yaitu tentang … Ntah, saya tidak tahu (pada saat membacanya pertama kali), hehe… 

Kalau saya,  melihatnya ada kata ‘finansial’ dan ‘emosional’. Apa hubungannya? Mari kita coba telaah insightnya!

"When people are financially invested, they want a return. When people are emotionally invested, they want to contribute."

~ Simon Sinek.

Sebelumnya, mohon maklumi bahasa inggris saya kalau kurang bagus, oke ;) 

Terimakasih atas perhatiannya. Oke, kita lanjut.

Ketika seseorang menginvestasikan hartanya, maka mereka menginginkan keuntungan. Ketika seseorang menginvestasikan emosionalnya, maka mereka ingin berkontribusi.

Nah, ini. Emosional yang dimaksud disini apa? Saya masih bingung. Rasa empati kah, yang dimaksud Bapak Sinek?

Mungkin yang dimaksud, yaitu ketika seseorang telah mengeluarkan rasa kepedulian atau rasa kasih sayangnya kepada seseorang. Maka dia ingin berkontribusi. Kontribusi yang dimaksud disini adalah, ingin membantu orang lain.

Seperti misalnya, ketika kita melihat orang yang sedang kesusahan. Dan kita mengeluarkan (berinvestasi) empati kita, rasa kepedulian kita, atau sisi manusia kita (emosional). Maka, kita akan terdorong untuk bisa membantu (berkontribusi kepada) orang tersebut.

Mungkin begitu yang dimaksud Bapak Sinek. Kalaupun bukan itu yang dimaksud. Setidaknya, itulah insight yang bisa saya dapatkan dari membaca email tersebut.

Dan email yang terakhir yang saya baca, adalah sebuah kutipan yang dikutip oleh Bapak Sinek. Beliau mengutipnya dari Bapak Herb Kelleher.

“You don’t hire for skills, you hire for attitude. You can always teach skills.”

~ Herb Kelleher.

Kata kunci yang memicu munculnya insight di kepala saya adalah, 'skills & attitude' atau 'keterampilan dan etika, atau adab'.

Kira-kira, menurut Sohib Insight, apa yang bisa kita pahami dari perkataan Bapak Herb tersebut? Coba tulis pendapat kalian di kolom komentar.

Kutipan tersebut lebih tepatnya untuk para pelaku bisnis atau lebih spesifiknya untuk HRD. Kenapa untuk HRD? Coba dibaca lagi.

Kamu tidak mempekerjakan seseorang karena keterampilannya, tapi kamu mempekerjakan seseorang karena etikanya. Karena, kamu pasti bisa mengajarinya keterampilan.

Kira-kira, begitu terjemahan bebasnya, hehe…

Kalo di perusahaan, pasti ada HRD. Dan HRD lah yang meng-hire atau mempekerjakan seseorang di perusahaan tersebut. Maka, kemungkinan besar kutipan itu lebih cocok ditujukan untuk para HRD. 

By the way, siapa yang disini bercita-cita sebagai HRD? Aku dulu pernah. Kalau kalian gimana? Tulis di kolom komentar ya. Thank you…

Setelah membaca email. Masih ada waktu kurang lebih 30 menitan, sebelum akhirnya masuk waktu subuh. Jadi saya lanjut dengan kegiatan mendesain poster podcast. 

Jadi ceritanya setiap minggu saya ingin membuat podcast. Tapi harus ada gambar grafiknya gitu kan, untuk tiap episodenya. Jadi, ya… Saya coba buat, dan hasilnya seperti ini:

Template Podcast Weekly Insight oleh Wirahadi

Menurut kalian gimana? Masih jelek ya. Nggak apa-apa. Nanti seiring waktu juga desainnya akan semakin bagus. Namanya juga podcast pertama. Iya kan? Hehe...

INSIGHT 2

Belajar Sejarah Sampai Menemukan Inspirator

Saat hari sudah pagi, (ceritanya udah selesai ishoma). Saya nonton YouTube sebentar. Channel YouTube yang saya suka tonton adalah channel YouTube Dr. Indrawan Nugroho. 

Banyak insight yang bisa saya dapatkan dari YouTube beliau. Salah satunya video yang saya tonton pagi tadi, 

TikTok Akan Mendisrupsi Semua Industri. Begini Strateginya.

Setelah menonton video tersebut, saya jadi tau sejarah perang opium antara negara china dengan negara barat. Dan pada saat itu, negara China kalah.

Menurut pendapat Dr. Indrawan Nugroho pada video tersebut. TikTok merupakan strategi China untuk membalas kekalahannya di perang opium.

Karena kalau kita lihat, sosial media mana yang paling banyak pengguna aktifnya. Maka, nama yang pertama kali muncul adalah TikTok.

Dan dari video tersebut juga, saya mendapatkan insight tentang sejarah bagaimana TikTok bisa hadir di zaman kita yang sekarang ini.

Sekedar informasi saja. TikTok didirikan oleh sebuah perusahaan AI yang mampu mengelola data dengan sangat baik. Sehingga, para penggunanya bisa betah berjam-jam menonton konten-konten video pendek yang disajikan TikTok.

Kalo kata Dr. Indrawan, Algoritma TikTok lebih hebat daripada Algoritma Facebook atau yang sekarang disebut sebagai Meta. Bahkan algoritma TikTok lebih hebat dari algoritma YouTube.

Kenapa? Ya, karena itu tadi. Perusahaan yang mendirikan TikTok adalah perusahaan yang bergerak di bidang AI. 

Saya sangat menyarankan kalian untuk menonton video tersebut. Karena banyak sekali ilmu yang bisa kita dapatkan dari  menonton video Dr. Indrawan Nugroho tersebut.

Jangan lupa, setelah menonton videonya. Bagi insightnya ke saya ya, hehe…

Video lain yang saya tonton dan mendapatkan insight yang sangat bermanfaat adalah video dari Indonesia’s Got Talent. Videonya bisa kamu tonton di judul di bawah ini:

Miracle! Rionaldo Membuat Semuanya Berdecak Kagum | Auditions | Indonesia`s Got Talent 2022

Videonya sangat menginspirasi sekali. Disana kalian bisa melihat bagaimana kepiawaian Rio dalam bermain drum. 

Kisah hidupnya telah menginspirasi banyak penonton. Bahkan Reza Arap sekalipun tidak bisa menahan air matanya ketika mendengarkan kisah perjalanan hidup Rio.

Ada satu kutipan yang sangat saya sukai. Kutipan tersebut dilontarkan oleh Bang Densu.

By the way, tau perbedaan motivator dengan inspirator, gak?

"Motivator adalah orang yang hanya berbicara. Tapi inspirator, adalah orang yang membuatnya terjadi"

~ Bang Densu.

Lo inspirator ku, Rio. Thank you, untuk semua inspirasinya.

Keren, ya? Keren dong … Jadi semangat untuk terus menulis. Meskipun tulisannya masih bisa dibilang ecek-ecek. Siapa tau ini bisa menjadi inspirasi orang lain untuk menulis, haha…

Dari nonton video tersebut, tidak terasa mata saya sudah mulai ngantuk. Jadi saya istirahat, tidur sebelum waktu dzuhur masuk.

Zzz…Zzz...Zzz… (Suara tidur orang jomblo, wkwk…)

INSIGHT 3

Dia Yang Selalu Hadir Dalam Mimpi

Bangun jam 9 pagi. Dan saya kaget ketika bangun dan mengingat mimpi saya. Lagi, lagi dan lagi, dia masuk dalam mimpi saya.

Saya tidak tahu, apakah saya punya salah sama dia atau tidak. Sehingga dia seringkali masuk dalam mimpi saya. Tidak dalam hari yang berurutan, tapi hampir setiap bulan dia datang kedalam mimpi.

Kadang dia datang dalam mimpi saya sebagai teman saya. Kadang dia datang dalam mimpi saya sebagai seseorang yang amat mencintai saya.

Dan terakhir, hari ini. Dia datang ke dalam mimpi saya, dimana saya mengantarkan dia ke suatu tempat untuk kegiatan tahfidz Quran. Aneh kan? Aneh!

Saya mikir, salah saya apa sama orang ini? Sampai-sampai dia sering masuk ke dalam mimpi.

Memang dulu saya satu SMP sama dia. Dan saya sempat naksir sama dia. Tapi saya tidak pernah berani menyatakan cinta. Tidak pernah berani nembak dia. Dan tidak pernah menembak dia sekalipun.

Sampai di suatu jum’at, saya berdoa. Ya Allah, kalau dia (waktu itu saya sebut namanya) adalah jodoh saya, maka dekatkanlah. Tapi, jika dia bukan jodoh saya, maka jauhkanlah.

Itu adalah doa saya, sebelum akhirnya saya dan dia berpisah di bangku SMP, karena harus melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.

Dan kalian tau apa yang terjadi? Tiba-tiba waktu MOS (ospek waktu itu), dia nongol di depan saya. Ternyata, dia masuk SMK di tempat saya lanjut sekolah. Jadi saya dan dia, satu sekolah lagi. Aneh kan? Aneh!

Setelah lulus dari SMK, udah. Saya nggak pernah ketemu lagi sama dia. Ketemunya malah di mimpi. Aneh kan? Aneh!

Saya sampai kepikiran, bagaimana kalau kisah saya dan dia, saya tulis saja. Yhaa, bisa dibilang novel based on true story.

Mudah-mudahan nanti saya bisa menuangkan semua tentang dia dalam secarik kertas. Siapa tau dengan begitu dia tidak datang lagi ke dalam mimpi.

Sehabis kaget karena mimpi itu. Saya pergi membeli nasi kuning, (makanan kesukaan). Sarapan, abis itu mandi. Dan mulai nulis Daily Insight dilanjut dengan pekerjaan serta memperbaiki tampilan blog sedikit. Dah, selesai.

Sampai disini dulu Daily Insight nya. Anggaplah ini sebagai curhatan kepada kalian yang membaca. Jika ada baiknya, silahkan ambil. Jika tidak ada, tinggalkan.

Sampai Jumpa, Sohib Insight😉

Jurnal Insight | Temukan Insight Setiap Saat.

About the Author

Hai, Saya Raden Sasak. Saya senang memikirkan hal-hal yang jarang terpikirkan. Saya senang menulis insight setiap hari. Karena tiada hari, tanpa insight yang bermanfaat.

Support Jurnal Insight.

Post a Comment

Silahkan berkomentar jika ingin berdiskusi, memberikan masukan atau menanyakan sesuatu. Jangan pernah membagikan informasi pribadi atau informasi sensitif pada saat berkomentar. Terimakasih 😉
What do you want to do? Choose your menu!
Reload