Gabung Insight Broadcast

Lebih Bermanfaat Daripada Seribu Insight

Mark

Alhamdulillah hari ini mendapatkan insight yang begitu banyak. Inilah yang disebut sebagai berkah jum’at.

Bahkan insight hari ini, melebihi jumlah insight yang sudah saya buat dan yang akan saya buat. Pusingkan apa yang saya maksud? Haha…

Lebih Bermanfaat Daripada Seribu Insight

Okay, tanpa panjang lebar. Silahkan bagi kalian Sohib Insight yang mau membacanya, silahkan dibaca.

Kalo tidak mau, silahkan baca insight yang lainnya di blog Jurnal Insight atau di ig @jurnalinsight.

Selamat Membaca, Sohib Insight :)

INSIGHT 1

Melihat Orang Meninggal & Ingat Mati

Shalat jum’at tadi saya berangkat dengan adik saya. Saya berangkat dalam keadaan sudah berwudhu. Sedangkan adik saya, wudhunya di tempat wudhu yang berada di masjid.

Ketika saya dan adik saya tiba di masjid. Saya menemani adik saya untuk berwudhu. Sekalian cuci kaki untuk membersihkan kaki dari beberapa debu.

Nah, disaat saya menunggu adik saya selesai wudhu. Saya melihat sekeruman orang membawa kurung batang.

Sampai disini paham kan, yang saya maksud?

Artinya, ada seseorang yang telah berpulang ke rahmatullah.

Gara-gara hal tersebut saya jadi ingat mati. Dan mempertanyakan hal-hal setelah kematian. Jika saya mati, amal apa yang sudah saya siapkan?

Ketika kita melihat orang yang meninggal. Pertanyaan penting yang harus kita jawab adalah, “Amal baik apa yang sudah kita siapkan?”

Insight, 26 Agustus 2022.

Nah, berkaitan  dengan hal tersebut. Saya mendapatkan khutbah Jum’at yang menarik. Yaitu, tentang …

INSIGHT 2

Persiapan Sebelum Meninggalkan Dunia

Dalam khutbah jum’at tersebut. Saya mendengarkan Khatib menukil sebuat ayat tentang manusia diciptakan untuk beribadah.

Dan ayat tentang ibadahnya orang yang beriman adalah ibadah yang dilakukan dengan penuh keikhlasan.

Keikhlasan seorang hamba dalam ibadahnya kepada Tuhannya adalah sebuah kunci yang tidak bisa tergantikan.

Insight, 26 Agustus 2022.

Dan ada satu ayat. Bentar .. saya lupa, ini ayat atau kisah. Tapi yang saya tangkap dari Khatib tersebut adalah, setan berjanji mendatangi setiap manusia dengan maksud menggodanya.

Tapi, setan tidak mampu mendatangi dan menggoda manusia yang ketika beribadah, ia beribadah dengan penuh keikhlasan hanya untuk Allah. Lillahi Ta'ala.

Itulah kenapa keikhlasan saya sebut sebagai kunci yang tidak bisa tergantikan.

INSIGHT 3

Kita Hanya Menunggu Giliran Saja

Saya punya pengalaman menarik sehabis shalat. Saya rasa kalian yang membaca ini juga punya pengalaman serupa, atau paling tidak mengenal fenomena ini.

Yaitu, kehilangan sandal di masjid.

Pernah? Udah tau ya, fenomena tersebut. Haha…

Masalahnya, sebelum jum’atan atau malam jum’at. Sandal adik saya hilang sepulang sholat Isya di masjid. Dan sandal yang hilang adalah sandal bagus.

Hari jum’atnya, sehabis shalat jum’at. Giliran ayah saya yang hilang sandalnya. Padahal sandal yang dipakai sendal jelek.

Dari sini saya mendapatkan insight, bahwa:

Mati itu seperti sandal yang hilang. Mau bagus atau tidak, mau mahal atau tidak semuanya pasti akan hilang pada waktunya. Yang belum hilang, tinggal tunggu giliran saja.

Insight, 26 Agustus 2022.

Tapi adik saya cerdas. Ketika saya menertawakan sandalnya yang hilang, dia bilang ke saya:

“Lebih baik sandal kita hilang di masjid. Daripada sandal kita tidak pernah terlihat di masjid”.

~ Lalu Buhari Muslim.

Nah, satu keluarga jadi ketampar. Karena yang lain di keluarga saya tidak ada yang shalat berjamaah selain adik saya.

Mudah-mudahan adik saya bisa menjadi seorang pendakwah yang amanah. Aamiin Allahumma Aamiin.

Okay, segitu dulu insight dari saya. Sampai jumpa di insight berikutnya.

Jurnal Insight | Temukan Insight Setiap Saat.

About the Author

Hai, Saya Raden Sasak. Saya senang memikirkan hal-hal yang jarang terpikirkan. Saya senang menulis insight setiap hari. Karena tiada hari, tanpa insight yang bermanfaat.

Support Jurnal Insight.

Post a Comment

Silahkan berkomentar jika ingin berdiskusi, memberikan masukan atau menanyakan sesuatu. Jangan pernah membagikan informasi pribadi atau informasi sensitif pada saat berkomentar. Terimakasih 😉
What do you want to do? Choose your menu!
Reload