Gabung Insight Broadcast

Nikmat & Rasa Syukur Yang Melimpah Di Hari Jum’at

Mark

 Hi, Sohib Insight. Ini adalah Daily Insight pertama yang saya tulis. Dan seterusnya, Insya Allah bakalan tetap nulis Daily Insight seperti ini.

Kalau kalian tidak suka dengan tema tulisan ini, silahkan skip saja. Tapi kalau kalian tidak punya kerjaan atau lagi gabut. Silahkan baca sampai selesai, hehe…

Nikmat & Rasa Syukur Yang Melimpah di Hari Jum’at

Hari ini (Jum’at, 19 Agustus 2022) saya terbangun jam dua pagi. Malamnya saya tidur jam 9 pagi. Memang sudah menjadi kebiasaan saya tidak bisa tidur lama di malam hari. 

Karena ada challenge saya yang belum terpenuhi, yaitu menyelesaikan satu tulisan setiap minggu. Maka saya melanjutkan tulisan yang belum selesai tersebut. 

By the way, challenge yang saya maksud adalah menulis NLP. Karena sekarang saya sedang mengikuti program dari INLP, yaitu Kelas Menulis NLP. 

Tepat hari ini, Jum’at, 19 Agustus 2022, adalah minggu kedua program tersebut berjalan. Dan pada minggu kedua ini, saya mengumpulkan tulisan yang berisikan cita-cita saya.

Saya menceritakan tentang perjalanan saya yang mencari titik mulai, perjalanan hidup, dan titik tujuan. Cerita tersebut sebenarnya awal saya menemukan apa yang ingin saya lakukan selama hidup saya nanti.

Dan tentu, ada kaitannya dengan NLP. Nama programnya kan, Menulis NLP. Bukan storytelling, hehe…

Tulisannya memang tidak berkaitan secara langsung dengan NLP atau secara persentase lebih banyak membahas NLP. Tapi, di akhir tulisan saya menjelaskan bahwa cara saya untuk bisa menjalani pilihan yang  saya pilih adalah dengan mempelajari NLP.

Setelah dari menulis lanjutan tulisan yang belum selesai. Perut saya terasa lapar. Karena saya anak kosan, maka tidak ada yang paling cepat diambil selain mi instan, ha.. ha..

Ya, mohon dimaklumi lah ya. Namanya juga anak kosan, hehe…

Sambil masak mi instan, saya mencuci piring diiringi dengan lantunan musik yang begitu indah dari karya Alfy Rev, yaitu Wonderland Indonesia 2: The Sacre Nusantara.

Sangat senang mendengarnya, karena lagu sasak salah satunya ada disana. Sebagai orang sasak, saya merasa senang sekali ketika lagu sasak ada disana, hehe…

Bluk… bluk… bluk… bunyi suara air mendidih, (kurang lebih begitulah ejaannya. Harap dimaklumi, wkwk…). 

Saya segera kembali ke dapur, membuka 1 bungkus mi instan dan memasukkannya bersama dengan telur. Karena saya suka memakan mie instan campur telur. 

Kalian suka juga, nggak? Maksud saya, kalian suka makan mi instan campur telur. Suka, nggak? Kalo suka, berarti kita sama, hehe…

Singkat cerita, makan mie selesai. Dan saya pun melanjutkan kegiatan saya. Kali ini kegiatannya adalah mendesain. Ada beberapa desain yang harus saya selesaikan.

Desainnya pake aplikasi apa? Kalau saya, desainnya pake Canva. Ngomong-ngomong tentang Canva. Saya ada kasih link canva premium gratis. Silakan kalian cek aja di menu ‘more…’ di blog Jurnal Insight kesukaan kalian, haha…

Suka darimana? Orang belum kenal dengan blog Jurnal Insight by Raden Sasak.

Nah, saat saya sedang asik mendesain. Tiba-tiba saya merasa ngantuk, dan itu membuat saya tertidur dengan membiarkan laptop masih dalam keadaan menyala. Bersyukurnya, laptop saya bisa mati sendiri. Kalo dibiarkan dalam beberapa menit, tidak di apa-apain, dia bakalan mati dengan sendirinya.

Zzz… Zzz… Zzz… (Suara tidur orang jomblo).

Bangun tidur, tiba-tiba ngaji di masjid sudah terdengar. Itu artinya, sebentar lagi akan maksud waktu jum’at. Di waktu seperti ini, biasanya saya santai-santai dulu, menenangkan diri, sebelum akhirnya siap-siap untuk jum’atan.

Pas pukul 12.00, saya berangkat Jum'atan. Seperti yang kalian tau, kalo jum’atan pasti ada Khutbah. Di khutbah jum’at kali ini, saya mendapatkan beberapa insight yang menarik.

Khutbah tersebut berisikan pembahasan tentang nikmat. Mulai dari bagaimana cara kita bersyukur. Yang saya dengar kalo tidak salah ada syukur hati, syukur lisan, dan syukur dengan tindakan. 

Topic ini kayaknya menarik untuk kita bahas nanti. Judulnya, cara mensyukuri nikmat Allah.

Ada satu ayat yang bahkan saya ingat dalam khotbah tersebut. Ayat tersebut terdapat pada surah yang biasanya para ukhti ingin mendapatkan mahar dengan surah tersebut.

Tau, surah apa? Yups, benar. Ar-Rahman.

Tau lah, ya. Ayat yang mana yang saya maksud, hehe…

Ada insight menarik lainnya yang dibahas oleh khatib pada kesempatan khutbah jum’at kali ini. Yaitu, jangan terlalu mengejar dunia. Karena, rezeki kita di dunia telah diatur oleh Allah.

Kemudian khatibnya melanjutkan dengan mengatakan, “Ada orang yang kerjanya luar biasa, tapi hasil biasa-biasa aja. Ada yang kerjanya biasa-biasa aja, tapi hasilnya luar biasa.

Menarik, ya? Kerja biasa tapi hasil luar biasa. Kalo bahasa gaulnya, “Effort Less, Earn More”

Rezeki ada ditangan Allah. Rezeki hak prerogatif Allah. Rezeki datang dari arah yang tidak disangka-sangka. Tegas sang khatib.

Seneng banget, bisa dapat insight yang luar biasa.

Sehabis dari jum’atan, saya istirahat sebentar, duduk santai sambil ngeliat notifikasi sosmed. Ternyata notifikasinya banyak juga. Ada apa nih? Tumben rame. Biasanya sepi. Maklum lah, jomblo emang gitu. Notifikasi selalu sepi, haha…

Alhamdulilah, ternyata yang rame adalah dm orang-orang menanyakan Kelas Anti Penundaan. Sampai-sampai Mbak Wit, teman saya kerja, hat di kantor virtual dengan pesan “dm rame”.

Alhamdulillah… Segala Puji Bagi Allah yang telah memudahkan rezeki hamba-Nya.

Setelah balas-balas dm. Saya kepikiran untuk menulis insight setiap hari. Supaya saya sehat secara mental, secara mental, haha… 

Emang mental saya sakit? Mungkin iya, mungkin tidak. Tapi, Itung-itung terapi tiap hari dengan tulisan. Toh, menulis banyak manfaat baiknya juga. Iya kan? Iya dong!

Dan menulis juga membantu saya untuk meredakan rasa sakit kepala. Bahkan bisa saya katakan, menulis menyembuhkan sakit kepala yang sedang saya alami. Ini hanya pengalaman pribadi saya saja. Saya tidak tahu kalau ada penelitiannya atau tidak.

Siang, pukul 13.43, saya membuka YouTube. Buat nyari-nyari sedikit inspirasi, mungkin. Atau sekedar mencari hiburan saja. 

Tapi, yang saya tonton malah Buka Mata yang membahas tentang Hemofilia. Tapi tidak apa-apa lah, dapat ilmu baru. Kalo ternyata hemofilia dikarenakan pernikahan satu darah, kata netizen di kolom komentar, hehe…

Kalo menurut kalian bagaimana? Apa yang kalian ketahui tentang hemofilia? Coba tulis di kolom komentar. Biar saya tau banyak dan dapat insight tentang hemofilia.

Sehabis nonton YouTube. Saya melanjutkan pekerjaan saya. Sampai waktu ashar tiba. Eh, belum adzan, ada notifikasi masuk.

Tepat jam 3 sore lewat 1 menit. Saya mendapatkan notifikasi bahwa tulisan pertama saya di program Menulis NLP mendapatkan review dari Coach Rita.

Wah, Alhamdulillah. Tambah semangat lagi nih, saya nulis. Dan bersyukurnya juga dapat feedback positif. Yang intinya, point of view saya dalam menulis, itu sudah cukup bagus. Karena bikin orang yang ngebaca tulisannya jadi pengen ngebaca terus.

Tidak lupa juga dapat saran dari Coach Rita, agar tulisan saya semakin muantul, hehe…

Alhamdulillah bersyukur banget. Dari dengar khutbah tentang nikmat dan syukur, malah dapat nikmat yang berlimpah dan berkah hari ini.

Saya jadi semakin bersyukur. Plus, jadi semakin semangat untuk menulis. 

Pukul 16.00, saya buka wa dan buka grup Menulis NLP buat ngirim pesan terima kasih ke Coach Rita yang sudah memberikan feedback. Alhamdulillah, dapat tanggapan lope lope di wa, ha.. ha..

Setelah itu, lanjut kerja nyambi nulis blog. Udah selesai, Daily Insight yang pertama. Dan akan di lanjut lagi keesokan harinya.

Sampai Jumpa Sohib Insight😉

Jurnal Insight | Temukan Insight Setiap Saat.

About the Author

Hai, Saya Raden Sasak. Saya senang memikirkan hal-hal yang jarang terpikirkan. Saya senang menulis insight setiap hari. Karena tiada hari, tanpa insight yang bermanfaat.

Support Jurnal Insight.

Post a Comment

Silahkan berkomentar jika ingin berdiskusi, memberikan masukan atau menanyakan sesuatu. Jangan pernah membagikan informasi pribadi atau informasi sensitif pada saat berkomentar. Terimakasih 😉
What do you want to do? Choose your menu!
Reload