Gabung Insight Broadcast

Daily Insight: Jumu'ah, 12 Safar 1444H

Mark

“Kerja keras mengalahkan bakat ketika bakat tidak bekerja keras”.

~ Unknown.

Cobalah Bekerja Keras Terlebih Dahulu.

Dalam satu kelas, saya pernah mendengar seorang coach yang mengatakan bahwa, pada dasarnya kita memiliki bakat. Kita, sebenarnya punya keterampilan yang terpendam dalam diri kita. Tapi … ada ‘tapi’-nya.

Tapinya adalah kita tidak benar-benar tahu bagaimana cara mengeluarkan potensi yang ada dalam diri kita. Potensi kita sudah ada. Tapi kita kesulitan mengeluarkannya.

Ibarat ketika kita menemukan makanan yang nyangkut di sela-sela gigi kita dengan lidah. Begitulah potensi yang ada dalam diri kita.

Insight, 12 Safar 1444H.

Kamu pernah menemukan makanan yang nyangkut di sela gigi dengan lidah? Orang, banyak menyebutnya dengan istilah selilitan atau impaksi makanan (food impaction).

Tapi pas kamu cari dan berusaha mengambilnya dengan jari ditanganmu. Makanan yang nyangkut tersebut hilang.

Pas kamu coba dengan lidah, ketemu lagi, kerasa lagi. Tapi pas pakai tangan, hilang lagi, gak ketemu-ketemu, haha…

Itu peristiwa aneh, tapi nyata adanya. Nah, begitulah potensi, keterampilan atau kemampuan yang ada dalam diri kita. Kita, punya potensi yang sangat luar biasa.

Tapi pas kita mencoba mengeluarkannya dari dalam keluar, kita kesulitan. Sama seperti ketika kita mengeluarkan makanan yang nyangkut di sela gigi kita dengan tangan.

“Kerja keras mengalahkan bakat …”

Tapi kalau kita mau bekerja keras, berusaha dengan keras. Maka, cukuplah itu sebagai kekuatan kita untuk mengeluarkan bakat atau potensi yang ada dalam diri kita.

Jangan terlalu menunggu. Orang sekarang banyak yang pengennya disuapin mulu. Pengennya ada orang yang bisa mengeluarkan potensinya, seperti mentor atau coach.

Meskipun ada orang yang membantu kita untuk mengeluarkan potensi kita. Tapi kalau tidak ada usaha dari diri kita sendiri. Maka potensi tersebut tidak akan pernah keluar.

Dia (potensi kita) hanya akan bersarang di dalam diri kita, karena

“... bakat tidak bekerja keras”.

Intinya yang ingin saya sampaikan di blog kali ini adalah,

Cobalah untuk bekerja keras. Jika kamu selalu merasa tidak memiliki bakat. Karena bakat akan muncul (terlihat) dengan sendirinya, ketika kita sudah bekerja keras.

Insight, 12 Safar 1444H.

Okay! Segitu dulu, Sohib Insight. Semoga saya dan kamu bisa memetik satu kebaikan dari insight ini. Aamiin Allahumma Aamiin.

Jurnal Insight | Temukan Insight Setiap Saat.

About the Author

Hai, Saya Raden Sasak. Saya senang memikirkan hal-hal yang jarang terpikirkan. Saya senang menulis insight setiap hari. Karena tiada hari, tanpa insight yang bermanfaat.

Support Jurnal Insight.

Post a Comment

Silahkan berkomentar jika ingin berdiskusi, memberikan masukan atau menanyakan sesuatu. Jangan pernah membagikan informasi pribadi atau informasi sensitif pada saat berkomentar. Terimakasih 😉
What do you want to do? Choose your menu!
Reload