Gabung Insight Broadcast

Daily Insight: Sabtu, 06 Safar 1444H

Mark

“Cari yang dekat, tulis dengan baik, sampaikan dengan yakin.”

~ Raditya Dika.

Cari Yang Dekat, Tulis Dengan Baik.

Memang insight itu harus dicari. Dan dalam pencariannya harus penuh dengan kesabaran. Andai saja saya tidak menonton video yang begitu panjang sampai selesai. Maka, saya bisa kehilangan insight yang luar biasa tersebut.

Insight tersebut sangat menarik bagi saya, karena memberikan masukan kepada saya tentang bagaimana seharusnya saya menulis.

Cari yang dekat, memberikan saya masukan bahwa, saya tidak perlu menulis hal-hal yang terkesan terlalu berat dan jauh dari kemampuan saya. Tulis saja apa yang dekat.

Awal-awal saya menulis blog. Saya selalu berusaha menulis hal-hal yang jauh dengan saya. Seperti membahas ilmu public speaking. Padahal saya tidak memiliki pengalaman yang cukup untuk menulis tentang hal tersebut.

Termasuk menulis NLP, yang menurut saya itu jauh dari saya. Sehingga, per hari ini. Saya berhenti menyetor tulisan menulis NLP. Karena saya ingin menulis insight, yang dekat dengan saya.

Kalau saya tetap berada di kelas menulis NLP. Saya menjadi seseorang yang selalu ingin menulis dengan sudut pandang seperti orang yang ingin mengajari.

Tapi kalau saya menulis insight. Saya menulis dengan sudut pandang orang yang sedang belajar dan membagi hasil belajarnya. Jadi, saya memutuskan untuk mengundurkan diri.

Sebenarnya, ada alasan lainnya kenapa saya berhenti dari kelas tersebut. Tapi tidak mau saya ungkapkan disini, hehe…

Dan blog Jurnal Insight ini, sebenarnya saya buat agar saya bisa menulis hal-hal yang dekat dengan saya. Itulah kenapa nama blog ini, saya namai Jurnal Insight.

Jurnal, artinya catatan harian. Sedangkan Insight, artinya wawasan. Yang jika disatukan artinya, akan memiliki arti catatan harian pembelajaran.

Wawasan bisa saya dapatkan ketika saya melakukan sebuah proses, yaitu belajar.

Maka, ketika saya menulis apa yang saya pelajari. Hal tersebut menjadi dekat dengan diri saya. Dan saya tidak perlu menulis hal yang jauh, yang terkesan menggurui ketika menulisnya.

Jadilah teman belajar bagi seseorang. Jangan pernah untuk berusaha menggurui seseorang. Karena orang cenderung menjauh ketika merasa digurui.

Insight, 06 Safar 1444H.

Karena Jurnal Insight ini sebenarnya catatan pembelajaran saya. Atau jejak belajar saya. Yang ketika saya tulis, niat saya hanya ingin berbagi hasil belajar saya sebagai teman belajar.

Itulah kenapa orang yang membaca blog ini, saya sapa dengan Sohib Insight. Karena kalian menjadi sahabat saya untuk mendapatkan wawasan ketika kalian membaca blog ini.

Anggap saja kita ini adalah teman sekolah yang suka berbagi catatan kelas, hehe…

Tulis dengan baik, merupakan usaha yang selalu saya lakukan setiap kali menulis. Memang diantara mereka (tulisan saya) tidak begitu baik ketika kalian baca.

Tapi usaha saya untuk menulis dengan baik selalu menjadi pembelajaran yang tidak akan pernah berhenti.

Hari ini mungkin saya bisa menulis dengan baik dan menghadirkan tulisan yang menarik dan enak untuk dibaca. Tapi, usaha untuk terus menulis dengan baik, akan terus saya pelajari.

Kematian dari tulisan saya adalah, ketika saya tidak mau bertumbuh untuk terus menulis tulisan yang baik, enak dan menarik untuk dibaca.

Terkadang beberapa orang akan merasa cukup ketika sudah berhasil mencapai sesuatu. Tapi saya, bukanlah orang tersebut. Saya adalah orang selalu ingin bertumbuh.

“Rakus dong?”

Saya rasa gak.

Rakus, ketika kita berkeinginan untuk terus mendapatkan lebih dari apa yang telah kita dapatkan. Namun, kita selalu lupa untuk bersyukur saat mendapatkan apa yang telah kita capai.

Insight, 06 Safar 1444H.

Tidak puas bukan berarti rakus. Bisa jadi, itu karena orang tersebut ingin bertumbuh.

Hari ini bisa menulis dengan baik, menarik dan enak dibaca, serta bermanfaat. Saya akan bersyukur atas semua itu. Lalu berusaha untuk bisa menulis lebih baik lagi dari sebelumnya.

Semoga Allah mudahkan saya dan kalian, Sohib Insight, untuk bisa menulis tulisan yang menarik dan enak dibaca, serta bermanfaat. Aamiin Allahumma Aamiin.

Sampaikan dengan yakin, adalah kunci dari keberhasilan menyampaikan pesan dan kesan kepada seseorang. Karena kalau tidak ada keyakinan di dalamnya. Maka semuanya, sia-sia.

Kalau semisalnya ketika beribadah, tapi kita tidak yakin bahwa adanya Tuhan. Saya rasa, ibadah tersebut sia-sia.

Dan ngapain juga kita beribadah kalau kita gak percaya adanya Tuhan. Aneh, emang, ahaha....

Saya bisa menulis dengan baik. Tapi kalau saya tidak yakin menyampaikan apa yang saya tulis. Maka, tulisan blog ini tidak akan bisa kalian baca, karena tidak akan saya post.

Tiga kata magic, tiga kata ajaib untuk saya hari ini sangat-sangat luar biasa. Bersyukur saya bisa mendapatkan insight tersebut.

Okay, mungkin segitu dulu Daily Insight dari saya, Sohib Insight.

Saya Wirahadi:

“Selalu temukan insight di setiap kegiatan yang kita lakukan. Dan selalu temukan insight di setiap peristiwa yang kita dapatkan. Karena tiada hari, tanpa insight yang bermanfaat.”

Semoga kita bisa mendapatkan satu kebaikan dari insight hari ini, aamiin… Sampai jumpa di insight berikutnya. Dah … Sohib Insight.

Jurnal Insight | Temukan Insight Setiap Saat.

About the Author

Hai, Saya Raden Sasak. Saya senang memikirkan hal-hal yang jarang terpikirkan. Saya senang menulis insight setiap hari. Karena tiada hari, tanpa insight yang bermanfaat.

Support Jurnal Insight.

Post a Comment

Silahkan berkomentar jika ingin berdiskusi, memberikan masukan atau menanyakan sesuatu. Jangan pernah membagikan informasi pribadi atau informasi sensitif pada saat berkomentar. Terimakasih 😉
What do you want to do? Choose your menu!
Reload