Gabung Insight Broadcast

Daily Insight: Tsulaatsa, 23 Safar 1444H

Mark

Subhanallah Walhamdulillahi Walailahaillallah Wallahu Akbar. Walahawla Walaquwwata Illabillahil’aliyyil‘adzim.

Semua Tergantu Pada Responnya.

Hai, Sohib Insight. Selamat datang di blog Jurnal Insight. Ini adalah Daily Insight yang ke-8. Di blog Daily Insight, saya menulis insight yang saya dapatkan dari kegiatan (internet) saya sehari-hari.

Semoga insight yang saya dapatkan dari kegiatan (internet) saya ini, bisa bermanfaat bagi Sohib Insight yang membacanya, Aamiin.

INSIGHT 1

Keajaiban Bukan Ditunggu.

"Kejarlah terus keajaiban"

~ Cassidy Lee

Hari ini, di insight yang pertama saya mendapatkan satu kalimat yang menurut saya sangat luar biasa. Kalimat tersebut muncul dari seseorang yang mahir mendatangkan keajaiban dengan permainan sulapnya.

Ia mampu membuat hati orang lain tersentuh. Ia mampu menyatukan pikiran orang lain. Sehingga hampir semuanya terharu dengan keajaiban yang dibawa di atas panggung.

Dulu saya masih ingat sekali ketika saya masih ngekos selagi sekolah di SMK. Ada satu teman kos saya yang mengatakan sebuah kalimat yang masih membekas hingga hari ini. Da bilang,

“Ada banyak sekali kejutan dalam hidup kita”.

Ya, benar! Memang ada banyak kejutan dalam hidup kita. Bahkan ada banyak sekali kejutan di dunia ini yang bertaburan menunggu untuk dijemput oleh seseorang.

Kita pasti pernah gagal di satu rencana. Tapi ada waktunya kita mendapatkan satu hal yang tidak pernah kita rencanakan. Mungkin kita gagal dengan rencana kita hari ini.

Tapi kita tidak tau esok bagaimana. Bisa jadi esok adalah hari yang penuh kejutan. Hari yang mendatangkan kabar gembira dari arah yang tidak kita sangka-sangka.

Itu sebuah keajaiban. Satu anugerah yang datang dari arah yang tidak kita sangka-sangka.

Insight, 23 Safar 1444H.

Anugerah adalah sebuah keajaiban dan sebuah hadiah dari Allah SWT. untuk kita yang bersabar dan ikhlas dalam menjalani hidup.

Tak terhitung ada berapa keajaiban yang bertaburan dalam kehidupan kita sehari-sehari. Kita mungkin pernah berpikir, bahwa keajaiban itu tidak ada. Tapi sebenarnya, bukan keajaiban itu yang tidak ada. Melainkan diri kita yang tidak cukup sabar dalam mencarinya.

Keajaiban bukanlah sesuatu yang ditunggu. Karena bersabar bukan berarti kita menunggu. Namun keajaiban adalah suatu anugerah dari Allah yang harus kita cari dan kita kejar setiap hari.

Memang keajaiban itu tidak terlihat di mata kita. Tapi kejaban dapat kita rasakan jauh di dalam hati kita yang paling dalam.

Pun jika kita ingin artikan bersabar sebagai menunggu. Maka, kita menunggu dengan sebuah usaha.

Kesal memang ketika kita harus bersabar dalam usaha kita mencari sebuah keajaiban. Tapi yang perlu kita ketahui, bahwa keajaiban merupakan pemberian Allah untuk hamba-Nya yang bersabar.

Dan Allah mempersiapkan semua keajaiban yang indah untuk hamba-Nya. Hanya saja kita perlu bersabar dalam proses mencari dan mengejar anugerah tersebut.

Karena keajaiban adalah satu bukti bahwa Allah memberikan sesuatu yang dibutuhkan hamba-Nya.

Jangan menunggu keajaiban. Tapi berusaha dan bersabar mencarinya.

Insight, 23 Safar 1444H.

INSIGHT 2

Momen Tercipta Bersama Mereka.

“Hidup adalah akumulasi pertemuan kita dengan orang-orang dan kenangan yang kita ciptakan”.

~ Cassidy Lee

Insight yang kedua hari ini adalah insight yang sangat menyentuh hati saya. Insight ini membawa saya kembali kepada momen-momen indah yang pernah saya dan orang terdekat saya ciptakan.

Entah kenapa saya menjadi rindu dan sangat merindukan mereka yang pernah bersama-bersama menciptakan momen yang luar biasa itu.

Betapa berarti sebuah momen itu bagi saya. Dan betapa berarti orang yang telah membersamai saya dalam menciptakan momen tersebut.

Mereka semua adalah sebuah keajaiban bagi saya yang tidak pernah saya minta kepada Allah. Namun, Allah hadirkan sosok mereka agar saya ingat betapa indahnya kehidupan yang diberikan Allah kepada saya.

Dan mungkin kamu juga Sohib Insight, merasakan hal yang sama seperti yang saya rasakan saat ini. Kamu pasti memiliki beberapa orang yang sangat berkesan dalam hidup kamu.

Tidak mungkin tidak punya. Setidaknya kamu pasti punya satu orang yang membantu kamu menciptakan momen tersebut. Dan kamu pasti merindukan sosok tersebut.

Karena ada momen yang indah yang kamu ciptakan bersama. Namun, sampai hari ini kamu belum pernah berjumpa lagi dengan orang yang kamu rindukan itu.

Orang tersebut bisa berupa sepupu kamu. Bisa berupa kakak atau adik kamu. Bisa berupa teman atau sahabat sesama kamu sekolah. Atau guru yang sangat kamu cintai.

Sebuah anugerah untuk kita bisa bertemu dengan orang-orang yang memberikan kesan kepada kita dan pernah menjadi teman kita bertumbuh pada saat itu.

Jujur, saya merindukan orang yang saya maksud. Saya ingin sekali bertemu dengan mereka. Karena sudah terlalu lama saya menghilang dan tidak pernah menemui mereka.

Saya ingin sekali menciptakan momen yang berharga dengan mereka dan saya ingin merasakan kembali perasaan yang bisa membuat hidup saya berarti.

Entah kenapa ketika saya mengingat mereka saya menjadi bahagia dan ingin berjumpa dengan mereka. Mungkin itu pertanda bahwa saya sangat merindukan mereka.

Kamu juga pasti begitukan? Gak? Ya udah, gak apa-apa, hehe.

Saya rasa tidak ada yang paling berarti. Tidak ada yang paling berharga dibanding dengan hubungan rasa yang saling menyatu dan saling berbagi suka dan duka.

Hidup mungkin tidak akan terasa indah dan berarti tanpa adanya sosok mereka. Merekalah yang membantu kita untuk bisa menjadikan hidup kita menjadi jauh lebih berarti.

Terima kasih banyak Ya Allah. Engkau telah memberikan anugerah yang tak ternilai harganya.

Satu hal yang paling berharga dalam hidup kita adalah ketika kita menemukan sosok yang bisa menjadi teman kita untuk menciptakan momen yang indah dan bertumbuh bersama.

Insight, 23 Safar 1444H.

INSIGHT 3

Semua Tergantung Pada Respon.

“Kehidupan adalah 10 persen apa yang terjadi pada Anda dan 90 persen adalah bagaimana Anda meresponnya”.

– Lou Holtz.

Sebagai penutup insight hari ini. Ini adalah insight yang menarik. Mungkin untuk kamu juga Sohib Insight. Kenapa saya katakan ini adalah insight yang menarik?

Ya, karena ini adalah insight yang selalu berhubungan dengan kita setiap saat.

Kutipan di atas menggunakan persentase. Yang sebenarnya ingin menjelaskan suatu perbandingan dari dua hal. Yang mana ini akan mengubah cara pandang kita terhadap dua tersebut.

“Kehidupan adalah 10 persen apa yang terjadi pada Anda “

Ini seolah-seolah menjelaskan, bahwa sebenarnya dalam peristiwa hidup yang kita alami hanyalah sebesar 10% saja. Sebuah angka yang kecil.

Namun respon kita terhadap peristiwa yang kita alami tersebut meski hanya sebesar 10% saja, itu sangat besar. Yaitu, 90% respon yang kita berikan.

Cara kita merespon kejadian ini yang lebih penting dari kejadiannya itu sendiri. Bukan berarti semua peristiwa itu tidak penting. Tapi lebih penting lagi cara kita merespon peristiwa tersebut.

Respon kita terhadap suatu kejadian atau peristiwa ini akan sangat mempengaruhi pikiran, perasaan dan perilaku kita. Dan tidak menutup kemungkinan respon kita juga bisa mengubah perilaku kita.

Respon kita akan sangat mempengaruhi perilaku kita. Baik respon yang kita berikan. Maka, hasilnya juga akan baik. Begitu juga ketika kita meresponnya dengan tidak baik. Maka tidak baik pula hasil yang akan kita dapatkan.

Memanage respon akan menuntun kita pada keputusan yang rasional.

Insight, 23 Safar 1444H.

Jika kita adalah kreator konten, lalu memposting konten di akun sosial media kita. Kemudian di dapatkan konten yang kita post ternyata tidak banyak yang like. Apa respon kamu kira-kira?

Sebagian orang akan mengeluhkan kenapa kontennya tidak banyak like. Padahal dia beranggapan bahwa dia telah membuat konten tersebut dengan semaksimal mungkin.

Akhirnya perilaku yang muncul adalah menyerah untuk membuat konten. Karena dia merasa sudah capek-capek membuatnya, tapi yang memberikan like hanya sedikit.

Sebagiannya lagi akan meresponnya dengan antusias dan rasa penasaran. “Hmm,,, Saya miss dibagian mananya ya? Oh, mungkin salah waktu post. Coba post di waktu lain, ah”.

Sebagian lagi mungkin akan menganggap itu sebagai pelajaran trial and error. Jadi tidak masalah jika like nya sedikit. Karena masih dalam tahap trial and error.

Respon kita terhadap satu kejadian akan menentukan kejadian selanjutnya, baik atau tidaknya.

Insight, 23 Safar 1444H.

PENUTUP

Alhamdulillah. Shallu ‘Alan Nabi Muhammad!

Sampai disini dulu insight yang bisa saya bagikan. Semoga saya dan Sohib Insight bisa mendapatkan satu kebaikan dari membaca blog insight hari ini. Aamiin Allahumma Aamiin.

Selalu temukan insight di setiap kegiatan yang kita lakukan. Dan selalu temukan insight di setiap peristiwa yang kita dapatkan. Karena tiada hari, tanpa insight yang bermanfaat.

Jurnal Insight | Temukan Insight Setiap Saat.

About the Author

Hai, Saya Raden Sasak. Saya senang memikirkan hal-hal yang jarang terpikirkan. Saya senang menulis insight setiap hari. Karena tiada hari, tanpa insight yang bermanfaat.

Support Jurnal Insight.

Post a Comment

Silahkan berkomentar jika ingin berdiskusi, memberikan masukan atau menanyakan sesuatu. Jangan pernah membagikan informasi pribadi atau informasi sensitif pada saat berkomentar. Terimakasih 😉
What do you want to do? Choose your menu!
Reload