Join Telegram

Daily Insight: Jumu'ah, 11 Rabiul Awal 1444H

Mark

Subhanallah Walhamdulillahi Walailahaillallah Wallahu Akbar. Walahawla Walaquwwata Illabillahil’aliyyil‘adzim.

Setiap Gembok Pasti Memiliki Kunci.

Hai, Sohib Insight. Selamat datang di blog Jurnal Insight. Ini adalah Daily Insight yang ke-25. Di blog Daily Insight, saya menulis insight yang saya dapatkan dari kegiatan (internet) saya sehari-hari.

Semoga insight yang saya dapatkan dari kegiatan (internet) saya ini, bisa bermanfaat bagi Sohib Insight yang membacanya, Aamiin.

INSIGHT 1

Keyakinan Itu Seharusnya Memudahkan.

“There can be no happiness if the things we believe in are different from the things we do”.

~ Freya Stark.

Memulai hari dengan menulis demi mencari insight yang bermanfaat untuk diri saya pribadi. Saya tidak niatkan semua tulisan saya bisa bermanfaat kepada orang lain.

Terlebih dahulu tulisan itu saya niatkan untuk kebaikan saya sendiri. Adapun jika orang bisa mendapatkan satu kebaikan dari tulisan ini, maka itu dihitung sebagai bonus.

Karena itulah sebuah keyakinan saya dalam menulis dan itu menjaga saya untuk tetap menulis. Dan saya merasa bahagia ketika melakukan hal tersebut.

Karena apa yang saya lakukan sejalan dengan apa yang saya yakini. Jika saya menulis untuk orang lain agar orang tersebut mendapatkan manfaat dari apa yang saya tulis.

Bagaimana saya tau hal tersebut benar adanya?

Keyakinan saya menulis untuk mendatangkan manfaat bagi orang lain yang faktanya itu tidak terjadi akan sangat tidak membahagiakan bagi diri saya sendiri.

Karena apa yang saya yakini tidak sesuai dengan apa yang saya lakukan karena saya tidak bisa mengetahui apakah orang bisa mendapatkan manfaat atau tidak.

Jadi saya membuat sebuah keyakinan tentang bagaimana cara saya menulis dan bagaimana tulisan itu akan berdampak bagi saya. Dan itu sangat mudah untuk saya mengetahuinya.

Jangan batasi kemudahanmu dengan membuat keyakinan yang mana itu memberatkanmu.

Insight Raden Sasak, 11 Rabiul Awal 1444H.

Bangun aja keyakinan menulis untuk mendatangkan manfaat bagi diri sendiri, karena itu mudah untuk dilakukan dan mudah untuk divalidasi.

Jangan terlalu berkeinginan menulis untuk mendatangkan manfaat bagi orang lain, karena itu berat dan tidak mudah untuk di validasi kebenarannya.

Karena setiap orang akan selalu memiliki pandangan yang berbeda dan kita tidak bisa membuat semua orang merasa bahagia atau merasakan manfaat dari apa yang kita tulis.

Selain itu, ketika kita membangun keyakinan yang sebenarnya itu sulit untuk kita lakukan, maka yang ada kita tidak akan merasa bahagia.

Apa yang kita yakini ternyata tidak bisa kita jalankan. Jadi buatlah keyakinan yang mudah untuk dijalankan.

Keyakinan saya dalam menulis ialah,1. Menulis hanyalah menulis tidak ada yang lain; 2. Saya penulis bukan editor; 3. Kekuatan penulis ada pada idenya.

Sesimpel itu keyakinan saya dalam menulis. Karena keyakinan itu membuat saya mudah untuk menulis setiap hari.

Menulis ya, menulis aja. Kita hanya tinggal mengeluarkan apa yang ada dalam otak dan benak kita.

Hal yang kita yakini seharusnya memudahkan kita dalam mencapai suatu tujuan. Bukan sebaliknya, menghambat kita dalam mencapai suatu tujuan.

Insight Raden Sasak, 11 Rabiul Awal 1444H.

INSIGHT 2

Manusia Tanpa Rasa Itu Binasa.

“Jika cinta sudah tidak lagi bertahta di hati, maka yang ada adalah benci”.

~ Inspirasi Cinta Buya Yahya #19.

Apa jadinya jika kita tidak memberikan tahta pada cinta? Apakah hati kita telah berkhianat pada cinta? Apakah cinta yang tidak lagi mau mewarisi tahtanya.

Begitu banyak orang yang tidak memiliki belas kasihan kepada sesamanya. Betapa kejam seseorang kepada orang yang berada dibawahnya.

Selalu menganggap dirinya lebih tinggi dari orang lain dan tidak ingin menerima keberadaan orang lain. Ia mengaku sebagai orang yang harus disegani oleh orang lain.

Tidak adakah rasa iba ketika orang lain meminta pertolongan kepadanya? Tidak adakah rasa ruang untuk bisa menerima orang lain? Tidak adakah kesempatan lain untuk orang yang berlaku salah di hadapannya?

Seolah-seolah apa telah menguasai lubuk hatinya. Ia termakan dan tak tersisa. Hanyalah api sekarang yang menggantikannya. KIni yang putih telah berubah menjadi hitam.

Ketika orang lain memiliki kekuatan yang dapat membantu orang lain, tapi ia tidak memiliki kemauan untuk membantu orang lain apakah masih dianggap orang yang kuat?

Ketika seseorang yang merasa dirinya tidak pantas menolong orang lain karena dilihatnya derajat orang tersebut ada dibawahnya. Apakah masih bertengger cahaya pada hatinya?

Tiada rasa yang muncul menjadikan ia binasa.

Insight Raden Sasak, 11 Rabiul Awal 1444H.

Ketika manusia tidak memiliki “rasa” terhadap sesama manusia. Disaat itulah ia tidak seperti manusia lagi.

Mengapa rasa itu tidak bisa hadir sama sekali kepada orang yang membutuhkannya. Tidakkah bisa muncul rasa kasihan kepada orang yang dikasihani.

Tidakkah bisa muncul rasa peduli kepada seseorang yang tidak memiliki apa-apa?

Kenapa seringkali kita kesulitan menghadirkan rasa yang bisa menghidupkan hati yang telah mati.

Apakah kita hanya memiliki rasa kepada seseorang yang baik rupa, punya tahta, dan yang punya harta. Bukankah mereka tidak butuh rasa peduli dari kita.

Mereka adalah orang yang mampu untuk memperdulikan dirinya sendiri. Kenapa harus menempatkan rasa itu kepada sesuatu yang tidak tepat.

Mungkin pengalaman hidupnya yang tidak begitu luas menjadikannya tidak bisa menghadirkan rasa tersebut kepada orang lain yang benar-benar membutuhkannya.

Padahal kalau dia mau mencari tahu. Pastilah dia akan mau . Hanya mungkin ada sesuatu yang menutupnya dari mencari tahu kebenarannya.

Apakah perbuatannya yang demikian menutupnya dari sesuatu yang tidak ia ketahui? Seharusnya ia cepat menyadari akibat dari apa yang telah ia perbuat.

Perbuatan kita mempengaruhi sesuatu yang tidak kita ketahui.

Insight Raden Sasak, 11 Rabiul Awal 1444H.

INSIGHT 3

Setiap Gembok Pasti Memiliki Kunci.

"What I learnt from this speech: Changing one's life is one's choice. If you really want to change your life, start today. Patience, commitment and discipline are the keys to that goal".

~ Teacher Ibra.

Kutipan di atas saya ambil dari salah satu komen di video YouTube Tedx Talks. Suatu insight menurut saya sangat bagus dan bermanfaat bagi saya

Changing one's life is one's choice.

“Mengubah hidup seseorang adalah pilihannya.” Kira-kira begini terjemahannya dari google translate, hehe…

Saya belum yakin bahwa itu translate yang benar. Pun jika itu bukan translate yang benar, translate itu saja sudah sangat memberikan saya insight yang menarik.

Pasti banyak orang yang ingin mengubah hidup seseorang. Siapa yang tidak ingin bisa mendatangkan manfaat bagi orang lain terlebih itu bisa mengubah kehidupan orang lain.

Itu adalah sebuah perbuatan yang sangat baik dan bermanfaat bagi orang lain. Membantu orang lain untuk bisa mengubah hidupnya adalah satu hal yang saya juga ingin melakukannya.

Tapi sebelum melangkah jauh untuk mengubah kehidupan orang lain terlebih dahulu saya harus bisa mengubah hidup saya sendiri. Karena masih banyak hal yang harus dibenahi.

Karena saya sendiri masih banyak kurangnya. Masih banyak hal yang belum saya tau dan masih harus lebih dalam lagi sebelum akhirnya saya bisa sampai membantu orang lain.

Mengubah hidup seseorang adalah sebuah pilihan. Tapi mengubah hidup sendiri adalah sebuah kewajiban.

Insight Raden Sasak, 11 Rabiul Awal 1444H.

Mengubah hidup seseorang adalah sebuah pilihan yang bisa kamu pilih untuk hidup dijalan tersebut dan menginspirasi banyak orang untuk mengubah hidupnya.

Tapi ingat bahwa mengubah hidup sendiri adalah sebuah kewajiban yang mana harus kamu lewati sebelum mengubah kehidupan orang lain. Karena itu adalah gerbang awalnya.

Kamu harus bersungguh-sungguh untuk mengubah hidupmu. Dan untuk itu mulailah untuk mengubah hidupmu dari sekarang jangan ditunda, detik ini juga.

Jika kamu masih menunda untuk bisa berubah berarti kamu tidak bersungguh-sungguh untuk mengubah hidupmu sendiri. Oleh karena itu, jangan berharap bisa mengubah hidup orang.

Sangat aneh ketika seseorang bisa mengubah hidup orang lain tapi dia sendiri tidak bisa mengubah hidupnya. Bisa membuat orang lain bahagia tapi dia sendiri hidup dalam kekalutan.

Jadi mulailah untuk bersungguh-sungguh mengubah hidupmu. Dan mulailah hari ini. Tidak peduli itu sulit, setidaknya kamu sudah mulai hari ini untuk berubah menjadi lebih baik.

Setelah itu, bersabarlah dalam menanti hasil perubahannya. Karena berubah tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tapi berubah membutuhkan waktu yang lumayan.

Waktu setiap orang berbeda, maka dari itu bersabarlah.

Untuk mencapai perubahan; komitmen, konsisten, disiplin dan sabar adalah kuncinya.

Insight Raden Sasak, 11 Rabiul Awal 1444H.

PENUTUP

Alhamdulillah. Shallu ‘Alan Nabi Muhammad!

Sampai disini dulu insight yang bisa saya bagikan. Semoga saya dan Sohib Insight bisa mendapatkan satu kebaikan dari membaca blog insight hari ini. Aamiin Allahumma Aamiin.

Selalu temukan insight di setiap kegiatan yang kita lakukan. Dan selalu temukan insight di setiap peristiwa yang kita dapatkan. Karena tiada hari, tanpa insight yang bermanfaat.

Jurnal Insight | Temukan Insight Setiap Saat.

About the Author

Life Design Certified Trainer | Top Coach Merry Riana Coach Development Program | Tim Motiva: Lembaga Pelatihan Produktivitas & Pengembangan Diri.

Follow Raden Sasak.

Post a Comment

Silahkan berkomentar jika ingin berdiskusi, memberikan masukan atau menanyakan sesuatu. Jangan pernah membagikan informasi pribadi atau informasi sensitif pada saat berkomentar. Terimakasih 😉
What do you want to do? Choose your menu!
Reload