Join Telegram

Daily Insight: Tsulaatsa, 29 Rabiul Awal 1444H

Mark

Subhanallah Walhamdulillahi Walailahaillallah Wallahu Akbar. Walahawla Walaquwwata Illabillahil’aliyyil‘adzim.

Dibalik Kemenangan Terdapat Perjuangan.

Hai, Sohib Insight. Selamat datang di blog Jurnal Insight. Ini adalah Daily Insight yang ke-43. Di blog Daily Insight, saya menulis insight yang saya dapatkan dari kegiatan (internet) saya sehari-hari.

Semoga insight yang saya dapatkan dari kegiatan (internet) saya ini, bisa bermanfaat bagi Sohib Insight yang membacanya, Aamiin.

INSIGHT 1

Tindakan Berdasar Pada Sebuah Alasan.

Seorang muslim diuji saat-saat sulit. Itulah yang namanya ujian. Jika tidak ada masa sulit atau saat-saat sulit, maka seorang muslim tidak akan mengalami perkembangan.

Kalau kita lihat kehidupan kita di masa-masa lampau, apa sih yang membuat kita naik kelas? Apa sih yang membuat kita semakin tinggi? Apa sih yang membuat kita semakin baik?

Yang membuat kita semakin baik, semakin tinggi, semakin naik kelas adalah ketika kita mengalami dan melalui saat-saat yang sulit, ketika kita mengalami masa-masa yang menyulitkan.

Tidak hanya kita yang mengalami masa-masa yang sulit. Tidak hanya kita yang mengalami saat-saat yang sulit. Tidak hanya kita yang mengalami ujian, cobaan dan rintangan.

Tapi seluruh manusia dan seluruh yang mulia pasti juga pernah mengalami masa-masa yang sulit. Mereka semua pasti pernah mengalami saat-saat yang sulit.

Dan tidak satupun dari mereka yang bisa menghindar dari apa yang disebut sebagai ujian, cobaan, dan rintangan. Semuanya pasti akan melaluinya. Semuanya pasti akan mengalaminya.

Tidak hanya manusia yang bisa merasakan atau melalui masa yang sulit tapi benda pun melalui masa-masa yang sulit untuk kemudian bisa menjadi suatu benda yang bermanfaat.

Keris contohnya. Keris pasti akan mengalami masa-masa yang sulit, pasti akan melalui saat-saat yang sulit sebagaimana keris itu bisa ada, dia harus ditempa dan dipanaskan berkali-kali.

Dan masih banyak hal lainnya yang harus melalui proses yang berat untuk bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Darimana datangnya karat? Dari hujan yang lebat. Darimana datangnya mudarat? Dari ajaran yang sesat. Darimana datangnya manfaat? Dari proses yang berat.

Insight Raden Sasak, 29 Rabiul Awal 1444H.

Masa sulit seringkali datang tak terduga. Kedatangannya yang tak terduga menjadikan kita harus selalu siap siaga. Tapi itulah yang membuat kita menjadi seseorang yang berharga.

Ujian, cobaan, rintangan silih berganti datang menimpa. Namun kita tidak boleh menyerah tanpa adanya usaha. Bahkan ketika usaha belum membuahkan hasil, kita tidak boleh putus asa.

Keputusasaan lahir dari ketidaksabaran, dan ketidaksabaran lahir dari ketidakmauan. Kita selalu tidak mau menunggu lama untuk mendapatkan hasil yang sedang kita perjuangkan.

Padahal perjuangan itu selalu bersinggungan dengan waktu yang cukup lama. Jika kita belum melihat hasilnya, bisa jadi karena kita belum cukup banyak berdoa dan berusaha.

Pantang menyerah adalah bukti bahwa seseorang benar-benar bergairah terhadap sesuatu yang dia geluti. Jika dia menyerah, maka itu adalah bukti bahwa seseorang sudah tidak bergairah.

Untuk bisa memunculkan gairah kita terhadap sesuatu yang sedang kita lakukan. Kita harus menemukan sebuah alasan yang bisa menggerakkan kita untuk melakukan hal tersebut.

Alasanlah yang bisa menjadikan seseorang bisa melakukan dan tidak mau melakukan sesuatu. Alasanlah yang menjadikan seseorang mau melakukan dan mau berkorban.

Alasan yang tepat akan melahirkan tekad yang kuat. Alasan yang salah akan menjadikan seseorang menyerah. Yang tidak memiliki alasan, dia lebih rendah dari orang yang menyerah.

Insight Raden Sasak, 29 Rabiul Awal 1444H.

INSIGHT 2

Cara Yang Menyenangkan Bukan Yang Ringan

Apakah ada cara yang lebih baik?

Pertanyaan itu sering muncul ketika kita menemukan satu cara, namun cara tersebut kadang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, lalu kita berusaha untuk mencari cara yang berbeda.

Disisi lain, orang yang menemukan satu cara yang salah dalam mencari sesuatu yang kemudian ia sadar bahwa cara tersebut adalah sebuah cara yang salah dan tidak benar.

Maka ia akan berusaha mencari cara yang benar. Kadang kala ketika cara itu sudah baik, sebagian orang akan terus mencari cara yang lebih baik agar mendapatkan hasil yang baik.

Setiap orang pasti memiliki caranya yang berbeda dalam melakukan suatu kegiatan. Tapi apakah kemudian cara mereka itu sudah lebih baik? Jawabannya, belum tentu.

Apakah ada cara yang lebih baik untuk mengerjakan sebuah pekerjaan dengan cepat dari biasanya? Meskipun cara kita sudah termasuk dalam kategori cepat.

Jawabannya, pasti ada. Tapi yang pasti cara yang lebih cepat untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan adalah dengan cara melatihnya dan membiasakan diri kita dengan cara tersebut.

Apakah menyelesaikan sebuah pekerjaan dengan cepat itu baik untuk kita? Ya baik, karena itu mempersingkat waktu kita untuk bekerja. Namun ada yang lebih baik daripada cepat.

Jika ada banyak cara untuk menyelesaikan satu pekerjaan, saya akan memilih cara yang menyenangkan. Setidaknya saya menikmati pekerjaan yang saya lakukan meskipun itu lama.

Carilah cara yang menyenangkan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Maka kita tidak akan pernah merasa terbebankan. Meski kerjaan itu banyak dan lama untuk diselesaikan.

Insight Raden Sasak, 29 Rabiul Awal 1444H.

Seringkali kita merasa terbebankan oleh sebuah pekerjaan hanya karena kita tidak menikmati pekerjaan tersebut. Mungkin itu terjadi karena cara yang kita lakukan tidak menyenangkan.

Orang bisa senang dengan pekerjaannya karena cara yang dia lakukan adalah cara yang menyenangkan dan itu berdampak baik bagi dirinya dan hasil dari pekerjaannya.

Temukanlah kesenangan dalam sebuah pekerjaan. Merasa senang dengan pekerjaan akan sangat memudahkan diri kita dalam menyelesaikan dan itu tidak akan memberatkan.

Ketika kita menemukan kesenangan dalam proses yang kita lakukan. Maka hasilnya tidak akan pernah mengecewakan. Sebaliknya, kita akan mendapatkan hasil yang memuaskan.

Nikmatilah sebuah proses dan jangan pernah protes. Karena proses bukan untuk diprotes, melainkan proses ada agar kita bisa menciptakan progres.

Menginginkan kemajuan tanpa adanya kemauan menurut saya itu adalah sebuah kebohongan. Dan naas yang kita bohongi, itu adalah diri kita sendiri. Kita yang akan merasakan dampaknya.

Kenapa kita tidak mau jujur dengan diri kita sendiri? Alasannya karena kita suka berbohong. Dan dengan kebohongan itu, kita jadi merasa dibenarkan untuk tidak mengerjakan sesuatu.

Ketika kita suka berbohong. Disitulah bukti bahwa otak kita kosong. Karena kita tidak mampu mencari cara yang dapat menolong. Dan hasil dari kebohongan sudah pasti zong.

Insight Raden Sasak, 29 Rabiul Awal 1444H.

INSIGHT 3

Dibalik Kemenangan Terdapat Perjuangan.

“Keraguan membunuh lebih banyak mimpi daripada kegagalan”.

~ Unknown.

Punya banyak mimpi ternyata tidak cukup. Mimpi haruslah diiringi dengan sebuah keberanian. Karena tampaknya yang ada hanyalah sebuah keraguan yang mematikan mimpi.

Ternyata keraguan lebih banyak membunuh mimpi daripada menjadikan apa yang kita kejar itu menjadi sebuah kegagalan. Karena sebenarnya kegagalan itu tidak pernah ada.

Ketika kita gagal, yang kita dapatkan adalah sebuah pelajaran. Dan pelajaran itu akan sangat bermanfaat dan akan sangat membantu kita dimasa yang akan datang.

Jadi kita lebih memilih yang mana? Memilih untuk membunuh mimpi, atau memilih untuk mendapatkan kegagalan yang mana itu sebenarnya adalah sebuah pelajaran untuk kita.

Lebih baik kita gagal sama sekali daripada kita membunuh mimpi. Membunuh mimpi itu sama dengan tidak melakukan tindakan atau perjuangan sama sekali.

Gagal sama sekali bukan berarti itu tidak memiliki arti. Karena setiap usaha dan perjuangan, itu memberikan arti dalam hidup yang kita jalani. Meski gagal mereka tetap memiliki kontribusi.

Tidak dengan membunuh mimpi. Membunuh mimpi tidak akan memberikan kontribusi apapun dalam hidup kita. Yang ada kita kehilangan banyak waktu karena telah membunuh mimpi.

Entah apa yang kita cari dari membunuh banyak mimpi.

Membunuh mimpi menyisakan rasa sakit hati dan penyesalan yang tiada tepi. Lebih baik kita mengejar mimpi sampai mati daripada sampai mati kita tidak pernah mengejar mimpi.

Insight Raden Sasak, 29 Rabiul Awal 1444H.

Itulah kemudian ada kata-kata yang begitu indah dari Presiden pertama kita, Ir. Soekarno.

“Gantungkanlah Cita-citamu setinggi langit, Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh diantara bintang-bintang.”

Mengapa kita harus ragu mengejar mimpi ketika kita tau bahwa kita akan jatuh diantara indahnya bintang-bintang. Pun jika kita tidak jatuh pada bintang, kita akan jatuh pada rembulan.

Betapa indahnya perjuangan meski didalamnya kita temukan sebuah kegagalan. Kegagalan yang kita dapatkan akan indah pada saat kita menceritakannya kepada orang lain.

Kegagalan menjadi sebuah pelajaran yang tidak hanya baik untuk kita selagi kita hidup. Tapi itu juga bisa baik bagi orang setelah kita mati. Kegagalan itu mendatangkan kebaikan.

Betapa banyak orang yang bisa terselamatkan dari kisah gagal yang kita alami. Orang-orang tidak akan jatuh pada jurang yang sama karena mereka sudah tahu jurang itu dari kisah kita.

Teruslah berjuang tanpa keraguan. Teruslah berjuang tanpa ketakutan. Teruslah berjuang dengan penuh kejujuran.

Setiap jalan pasti akan menemukan kegagalan. Dan kegagalan akan selalu hadir menanti dalam setiap jalan yang kita lalui.

Setiap orang yang mendapati kehidupannya dalam sebuah kemenangan tidak pernah lepas dari sebuah perjuangan.

Insight Raden Sasak, 29 Rabiul Awal 1444H.

PENUTUP

Alhamdulillah. Shallu ‘Alan Nabi Muhammad!

Sampai disini dulu insight yang bisa saya bagikan. Semoga saya dan Sohib Insight bisa mendapatkan satu kebaikan dari membaca blog insight hari ini. Aamiin Allahumma Aamiin.

Selalu temukan insight di setiap kegiatan yang kita lakukan. Dan selalu temukan insight di setiap peristiwa yang kita dapatkan. Karena tiada hari, tanpa insight yang bermanfaat.

Jurnal Insight | Temukan Insight Setiap Saat.

About the Author

Life Design Certified Trainer | Top Coach Merry Riana Coach Development Program | Tim Motiva: Lembaga Pelatihan Produktivitas & Pengembangan Diri.

Follow Raden Sasak.

Post a Comment

Silahkan berkomentar jika ingin berdiskusi, memberikan masukan atau menanyakan sesuatu. Jangan pernah membagikan informasi pribadi atau informasi sensitif pada saat berkomentar. Terimakasih 😉
What do you want to do? Choose your menu!
Reload