Join Telegram

Daily Insight: Arbi'aa', 14 Rabiul Akhir 1444H

Mark

Subhanallah Walhamdulillahi Walailahaillallah Wallahu Akbar. Walahawla Walaquwwata Illabillahil’aliyyil‘adzim.

Mimpi Butuh Kerja Keras Agar Terlihat Jelas.

Daily Insight adalah insight yang saya tulis setiap hari. Tujuannya membiasakan diri menulis (1000 kata) setiap hari. Selain itu, menulis setiap hari bagi saya pribadi juga bisa menjadi terapi.

Apa yang saya tulis di Daily Insight adalah sebuah perjalan berharga bagi saya seorang. Sehingga terkadang tulisannya hanya dapat dipahami oleh diri saya sendiri.

Saya tidak menganjurkan kamu untuk membacanya! Tapi kalau kamu tetap mau, ya silahkan.

Anyway, ini adalah Daily Insight yang ke-58. Selamat membaca...

INSIGHT 1

Ujian Mudah Karena Pertolongan Dari Allah SWT.

Banyak orang yang sudah berusaha dengan semaksimal mungkin yang mereka bisa. Namun mereka belum juga mendapatkan hasil yang mereka inginkan.

Lalu orang-orang yang putus asa pun mempertanyakan tentang Pertolongan Allah. "Dimana Pertolongan Allah ketika saya sudah bekerja keras?" Kata mereka yang mengeluh.

Padahal sudah jelas bahwa Pertolongan Allah itu sangatlah dekat dengan kita. Lalu kenapa kita tidak melihat pertolongan tersebut ada dalam hidup kita?

Jawabannya simpel: kita tidak bisa melihat Pertolongan Allah sampai kita mau berusaha untuk mengambilnya. Salah satu usaha yang sering kita lalaikan adalah memintanya.

Iya meminta Pertolongan Allah adalah usaha kita untuk bisa menjemput pertolongan dari Allah. Kita tidak akan bisa melihat Pertolongan Allah itu ada sampai kita mau memintanya.

Maka ketika kita sudah kewalahan dalam menghadapi sebuah cobaan. Mintalah pertolongan kepada Allah agar dimudahkan dalam setiap usaha yang kita lakukan.

Jangan menjadi seseorang yang sok kuat. Jangan pernah berpikir bahwa kita sanggup untuk menyelesaikan ujian yang diberikan oleh Allah tanpa adanya pertolongan dari-Nya.

Memang ujian itu datangnya dari Allah SWT. Tapi bukan berarti kita berusaha untuk menunjukkan kepada Allah bahwa kita bisa menyelesaikan ujian tersebut tanpa Pertolongan Allah.

Justru karena Allah memberikan ujian kepada kita, agar kita mau meminta pertolongan kepada-Nya.

Ujian datangnya dari Allah. Maka hanya dari pertolongan Allah kita bisa menghadapi ujian tersebut. Jangan pernah merasa mampu menghadapi ujian tanpa pertolongan dari Allah.

Insight Raden Sasak, 14 Rabiul Akhir 1444H.

Ujian itu datang dari Allah agar kita lebih mendekatkan diri kepada Allah bukan malah sebaliknya menjauhkan diri kita dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Ujian itu ada agar kita berpikir bahwa kita ini hanyalah manusia yang tanpa pertolongan dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala kita akan merasa kesulitan menghadapi ujian tersebut.

Maka akan sangat bagus ketika kita merasa kesulitan dengan ujian yang kita hadapi lalu kita meminta pertolongan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Akan sangat buruk bagi kita ketika kita merasa kesulitan dengan ujian yang sedang kita hadapi lalu kita tidak mau meminta pertolongan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Saya beranggapan bahwa ujian adalah sebuah panggilan dari Allah untuk kita, agar kita menjadi seorang hamba yang dengan senantiasa mau berserah diri kepada-Nya.

Bentuk kita berserah diri kepada Allah adalah dengan meminta pertolongan dari-Nya agar dimudahkan dari segala ujian yang kita hadapi. Sebagai manusia kita butuh pertolongan Allah.

Kita mengaku bahwa kita beriman kepada Allah. Tapi kita tidak meminta pertolongan kepada Allah, tidak meminta kemudahan kepada Allah ketika kita sedang menghadapi sebuah ujian.

Jika kita meyakini adanya Allah dan beriman kepada-Nya. Maka sudah seharusnya kita selalu berserah diri kepada Allah dengan cara meminta pertolongan dan perlindungan dari-Nya.

Insight Raden Sasak, 14 Rabiul Akhir 1444H.

INSIGHT 2

Jadikanlah Pesan Yang Disampaikan Itu Berkesan.

"Communication is not about saying what we think. Communication is about ensuring others hear what we mean."

~ Simon Sinek.

Bisa berbicara di depan umum adalah hal yang paling diminati oleh banyak orang. Banyak orang yang akhirnya mempelajari ilmu bagaimana cara bisa berbicara di depan umum.

Mereka ingin menyampaikan sesuatu kepada orang lain, yang menurut mereka; apa yang mereka sampaikan adalah sesuatu yang perlu diketahui dan dipahami oleh banyak orang.

Itulah yang menjadikan banyak orang ingin bisa berbicara di depan umum atau di depan banyak orang. Terlebih lagi zaman sekarang adalah zamannya para kreator konten.

Menjadi seorang kreator konten, itu berarti kita harus memiliki kemampuan untuk bisa berbicara di depan kamera. Meskipun sedikit berbeda dengan berbicara langsung di depan umum.

Tapi pada intinya, keduanya sama. Menjadi kreator konten lebih banyak berbicara di depan kamera. Konten yang telah dipublish akan ditonton oleh banyak orang.

Kalau berbicara di depan umum langsung di depan audiens tanpa ada proses editing. Kalau berbicara di depan kamera, itu melalui proses editing.

Baik itu berbicara sebagai public speaker ataupun sebagai content creator, pada akhirnya yang ingin mereka mereka capai sama. Sama-sama ingin menyampaikan argumentasi.

Tapi lebih dari itu, mereka juga ingin dipahami oleh orang lain.

Apapun media yang kita gunakan untuk berkomunikasi pada akhirnya yang kita cari adalah: orang-orang bisa memahami dan mengerti maksud tujuan dari apa yang kita sampaikan.

Insight Raden Sasak, 14 Rabiul Akhir 1444H.

Kita pasti menginginkan orang bisa mengerti apa yang kita sampaikan. Karena itulah tujuan dari sebuah komunikasi; orang-orang paham dengan apa yang kita sampaikan.

Sehingga berbicara bukanlah sekedar hanya menyampaikan sebuah ide atau sebuah pemikiran. Tapi lebih dari itu, kita ingin orang lain paham dengan pemikiran kita.

Jadi, ketika kita ingin berbicara di depan umum, sangat penting bagi kita untuk memastikan bahwa yang ingin kita sampaikan itu dapat diterima dan bisa dipahami oleh pendengar kita.

Sangat brilian ketika kita bisa membuat ide atau topik yang sangat bagus. Tapi akan lebih brilian lagi ketika narasi kita bisa membuat ide kita dipahami oleh orang lain.

Jangan hanya memastikan apa yang ingin kita sampaikan itu terdengar bagus. Tapi pastikan juga bahwa apa yang ingin kita sampaikan itu mudah untuk dimengerti oleh banyak orang.

Puncak keberhasilan dari sebuah komunikasi adalah seberapa banyak orang yang bisa memahami dan mengerti ide dan pemikiran yang kita sampaikan kepada mereka.

Sehingga informasi yang kita sampaikan dapat berkesan bagi mereka. Disini kita bisa belajar bahwa menyampaikan pesan itu penting. Tapi lebih penting lagi jika pesan itu bisa berkesan.

Belajar ilmu kecakapan berbicara akan sangat bermanfaat bagi kita untuk menyampaikan pesan. Tapi lebih dari itu, kita juga harus bisa membuat pesan yang kita sampaikan itu berkesan.

Insight Raden Sasak, 14 Rabiul Akhir 1444H.

INSIGHT 3

Mimpi Butuh Kerja Keras Agar Terlihat Jelas.

“Abaikan suara yang menghalangimu, fokuslah pada tujuan dengan konsisten dalam meraih kesuksesan”.

~ Anonim.

Abaikan segala sesuatu yang menghalangimu dari meraih apa yang sudah lama kamu impikan. Karena impianmu yang kamu ciptakan berhak untuk kamu perjuangkan menjadi kenyataan.

Orang-orang yang bersuara bermaksud untuk menghalangimu dari mendapatkan impianmu. Mereka adalah orang-orang yang tidak pantas mendapatkan perhatian darimu.

Perhatianmu hanyalah kepada impian. Jangan memfokuskan dirimu kepada perkataan orang. Terlebih lagi perkataan mereka yang bermaksud untuk menjatuhkanmu.

Ketika kamu merasa minder atau merasa akan terjatuh karena perkataan orang. Ingatlah bahwa impianmu adalah sesuatu yang layak untuk mendapatkan perhatian dan perjuanganmu.

Kita akan sangat mudah meraih kesuksesan ketika kita fokus pada kesuksesan yang kita ingin raih. Sebaliknya akan sangat sulit bagi kita jika memfokuskan diri kepada perkataan orang.

Jangan membuat proses yang kita jalani menjadi terhambat. Jangan membuat kesuksesan kita menjadi terlambat. Usaha dan langkah kita harus lebih cepat.

Biarkan orang lain diluar sana menghina dan mencaci. Karena kita berjuang untuk meraih mimpi bukan untuk mendengarkan orang yang berusaha untuk menjatuhkan mimpi.

Sebut saja orang yang mencaci adalah orang yang iri.

Orang iri adalah mereka yang tidak memiliki mimpi. Jika pun mereka memiliki mimpi, mereka tidak percaya diri. Sehingga cara mereka menyenangkan diri adalah dengan mencaci.

Insight Raden Sasak, 14 Rabiul Akhir 1444H.

Sangat miris ketika orang memiliki mimpi namun mereka tidak percaya diri akan kemampuannya untuk bisa meraih mimpi. Tak bisa meraih mimpi bukan berarti kita harus mencaci mimpi.

Bisa saja yang salah adalah diri kita yang terlalu malas untuk bekerja keras. Mimpi itu butuh kerja keras untuk bisa menjadi sebuah kenyataan. Impian tanpa kerja keras hanyalah ampas.

Ampas adalah sesuatu yang tidak berisi. Ampas adalah sesuatu yang sudah terpisah dari sari dan patinya. Jadi mimpi tempat kerja keras sama seperti ampas. Ada tapi tak bernilai.

Jika kita ingin melihat isi dari sebuah mimpi yang kita ciptakan. Maka kita harus bekerja keras untuk mimpi tersebut. Mimpi tak akan terlihat sebelum kita mengejar mimpi tersebut.

Bukankah suatu objek akan terlihat semakin jelas ketika kita semakin dekat dengan objek tersebut? Mengejar mimpi adalah cara kita untuk mendekatkan diri kita dengan mimpi tersebut.

Mimpi adalah sesuatu yang harus kita kejar. Meski kadang mimpi yang datang menghampiri kita. Mereka datang dalam pikiran kita, itu merupakan sebuah panggilan untuk kita.

Panggilan itu harus kita sambut. Karena ketika mimpi itu bisa datang kepada diri kita, itu menandakan bahwa kita layak dan pantas untuk mendapatkan mimpi tersebut.

Mimpi hanya datang kepada orang yang memperjuangkannya. Jika mimpi itu datang, artinya kita memiliki kemampuan untuk meraih mimpi tersebut. Yang kita butuhkan hanyalah berjuang.

Insight Raden Sasak, 14 Rabiul Akhir 1444H.

PENUTUP

Alhamdulillah. Shallu ‘Alan Nabi Muhammad!

Sampai disini dulu insight yang bisa saya bagikan. Semoga saya dan Sohib Insight bisa mendapatkan satu kebaikan dari membaca blog insight hari ini. Aamiin Allahumma Aamiin.

Selalu temukan insight di setiap kegiatan yang kita lakukan. Dan selalu temukan insight di setiap peristiwa yang kita dapatkan. Karena tiada hari, tanpa insight yang bermanfaat.

Jurnal Insight | Temukan Insight Setiap Saat.

About the Author

Life Design Certified Trainer | Top Coach Merry Riana Coach Development Program | Tim Motiva: Lembaga Pelatihan Produktivitas & Pengembangan Diri.

Follow Raden Sasak.

Post a Comment

Silahkan berkomentar jika ingin berdiskusi, memberikan masukan atau menanyakan sesuatu. Jangan pernah membagikan informasi pribadi atau informasi sensitif pada saat berkomentar. Terimakasih 😉
What do you want to do? Choose your menu!
Reload