Join Telegram

Daily Insight: Sabtu, 10 Rabiul Akhir 1444H

Mark

Subhanallah Walhamdulillahi Walailahaillallah Wallahu Akbar. Walahawla Walaquwwata Illabillahil’aliyyil‘adzim.

Mulailah Menghargai Perubahan Kecil.

Hai, Sohib Insight. Selamat datang di blog Jurnal Insight. Ini adalah Daily Insight yang ke-54. Di blog Daily Insight, saya menulis insight yang saya dapatkan dari kegiatan (internet) saya sehari-hari.

Semoga insight yang saya dapatkan dari kegiatan (internet) saya ini, bisa bermanfaat bagi Sohib Insight yang membacanya, Aamiin.

INSIGHT 1

Hanya Cahaya Ilahi Yang Bisa Menghidupkan Hati.

Tidak ada orang yang menginginkan dirinya menjadi seorang yang munafik. Tapi kadang itu hanya di lisan, tidak ikut jua ada apa yang kita lakukan. Insya Allah, kita lakukan itu karena lupa.

Tapi kita selalu berdoa agar Allah melindungi dan menghindari kita dari sifat munafik. Karena sifat munafik tidak baik bagi seseorang dan tidak baik pula bagi sekitarnya.

"Tanda orang munafik itu tiga apabila ia berbicara berdusta, jika berjanji mengingkari, dan jika diberi amanah mengkhianati."

(HR. Bukhari dan Muslim).

Mungkin kita pernah melakukan ketiga hal tersebut. Dan kita berdoa mudah-mudahan itu kita lakukan karena kekhilafan kita. Kita lakukan itu karena ketidaksadaran kita.

Dan kita berdoa juga apabila kita pernah melakukannya secara sengaja maupun secara tidak sengaja, mudah-mudahan Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengampuni segala dosa kita.

Mulut lebih sering berkata daripada tangan dan kaki lebih banyak bertindak. Pun jika tangan dan kaki sering bertindak, lebih sering tidak sesuai dengan apa yang kita ucapkan.

Tidak ada seseorang yang ingin berdusta dalam hidupnya. Tapi kadang syaithan menggoda kita agar melakukan hal-hal yang dusta. Dan itu yang membuat kita luput akan dusta.

Kita pasti tidak ingin mengingkari janji yang telah kita buat. Namun kadang keadaan tidak sesuai dengan harapan menjadikan kita mengingkari janji yang telah kita buat.

Oleh karena itu sangat penting bagi kita berkata Insya Allah.

Jika kata telah berdusta, jika janji telah diingkari, jika yang diamanahi telah dikhianati, maka hati redup jadi mati. Dan hanya Cahaya Ilahi yang bisa menghidupkannya kembali.

Insight Raden Sasak, 10 Rabiul Akhir 1444H.

Bersyukur bagi seseorang yang bisa menghindar dari sifat munafik. Dan bahagialah orang-orang yang mendapatkan lindungan dari Allah agar mereka tidak memiliki sifat munafik.

Tapi belum tentu bahagia bagi mereka yang memang tidak memiliki sifat munafik. Akan tetapi mereka mendukung dan ikut serta dalam golongan orang-orang yang munafik.

Meskipun kita tidak memiliki sifat munafik Namun kita ikut serta mendukung golongan orang-orang yang munafik, maka kita termasuk dalam golongan tersebut.

Jangan sampai kita tidak memiliki sifat munafik, tidak pernah melakukan hal-hal yang berkaitan dengan sifat munafik, namun kita masuk ke dalam golongan orang-orang yang munafik.

Sudah baik kita tidak melakukan hal-hal yang sifatnya munafik, akan tetapi tetap tidak akan baik bagi kita jika kita masih ikut serta dalam mendukung golongan orang-orang yang munafik.

Sangat payah nasib kita di akhirat kalau ketika kita tergolong dalam golongan orang-orang munafik. Dan kita berdoa, mudah-mudahan Allah mengampuni semua dosa-dosa kita.

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْفَقْرِ وَالْكُفْرِ ، وَالْفُسُوقِ ، وَالشِّقَاقِ ، وَالنِّفَاقِ ، وَالسُّمْعَةِ ، وَالرِّيَاءِ

Allahumma inni a’udzubika minal faqri, wal kufri, wal fusuqi, was syiqaqi, wa nifaqi, was sam’ati wa riya

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kefakiran, kekufuran, kefasikan, kedurhakaan, kemunafikan, sum’ah, dan riya”

(HR Hakim).

INSIGHT 2

Karakter Seseorang Itu Semakin Lama Semakin Terlihat.

"I've learned one thing: you only really get to know a person after a fight. Only then can you judge their true character!"

~ Anne Frank.

Sebagian orang mungkin akan mengalami kesulitan ketika memahami karakter seseorang. Itu karena karakter seseorang adalah sesuatu yang sulit untuk dicari tahu.

Karakter seseorang itu berada di dalam, bukan berada di luar. Jadi untuk benar-benar memahami karakter seseorang, tidak cukup hanya dengan melihatnya, tapi kita perlu menggalinya.

Menggali karakter seseorang mungkin bisa melalui dialog yang cukup intens. Bahkan kita harus memiliki hubungan spesial dengan seseorang yang ingin kita ketahui karakternya.

Karena seseorang hanya menunjukkan bentuk aslinya atau rupa aslinya ketika mereka merasa nyaman, ketika mereka merasa percaya terhadap seseorang yang berada di dekatnya.

Orang tentu akan menutupi dirinya. Orang tentu akan menjaga image-nya, ketika dia tahu bahwa seseorang yang berada di dekatnya adalah seseorang yang ia tidak dipercayai.

Jadi sangat penting untuk kita membangun kepercayaan terhadap orang lain. Dan penting bagi kita untuk menumbuhkan trust orang lain terhadap kita agar mereka tidak menutupi diri.

Ketika seseorang sudah benar-benar percaya dengan kita dan sepenuhnya percaya tanpa ada rasa keraguan, maka mereka dengan sendirinya akan memperlihatkan karakternya.

Bahkan kita akan terbuat kagok oleh karakter aslinya.

Mengetahui karakter asli seseorang tidak cukup hanya dengan melihatnya. Kita perlu mendekatkan diri dengannya hingga dia benar-benar percaya sepenuhnya kepada kita.

Insight Raden Sasak, 10 Rabiul Akhir 1444H.

Seperti orang yang sedang berusaha untuk mengikat hati seseorang. Itu pasti dimulai dengan rasa malu. Kemudian dengan rasa berani, dia menunjukkan sikap baiknya.

Sikap baik seorang pria kepada seorang wanita (berlaku sebaliknya) yang ingin dia pikat, itu bukanlah karakter aslinya. Itu hanyalah sifat yang ia munculkan ketika ada maunya.

Baik tidaknya seseorang itu terlihat setelah kita mengenalnya. Bahkan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bisa tahu karakter asli seseorang.

Karakter asli seseorang itu muncul ketika seseorang sudah merasa biasa dengan pasangannya.

Ketika seseorang tidak memiliki keinginan untuk mereka capai, disitulah karakter aslinya akan muncul.

Jadi jika ada seseorang yang bersikap baik dengan kita atau berbuat baik dengan kita, maka sudah bisa kita pastikan bahwa itu bukanlah karakter aslinya.

Orang cenderung akan menyembunyikan karakter aslinya ketika pertama kali berkenalan dengan seseorang. Baru akan menunjukkannya setelah lama berkenalan dengan seseorang.

Dan yang pasti kita tidak bisa melihat karakter asli seseorang hanya dengan sekali bertemu saja.

Karakter asli seseorang itu seperti besi yang diasah. Semakin lama semakin tajam. Semakin lama semakin kelihatan.

Insight Raden Sasak, 10 Rabiul Akhir 1444H.

INSIGHT 3

Mulailah Menghargai Perubahan Kecil Setiap Hari.

“Prinsip hidup akan berubah seiring perubahan pola pikir dan pengalaman hidup”.

~ Anonim.

Kita tidak akan sejelek apa yang kita pikirkan hari ini. Karena hari ini akan berubah menjadi kemarin. Dan kemarin tidak akan pernah sama dengan hari ini.

Setiap orang akan mengalami perubahan dalam hidupnya. Bisa jadi perubahan itu lebih baik dari yang sebelumnya, atau bahkan bisa lebih buruk dari yang sebelumnya.

Pada intinya kita tidak akan pernah sama dengan hari ini. Setiap hari kita lalui, setiap hari kita jalani, dan setiap hari kita melakukan perubahan tanpa kita sadari.

Jika kita melakukan hal yang negatif dalam keseharian kita secara berulang, maka intensitasnya akan meningkat. Apa yang kita lakukan, itulah yang mengalami perubahan.

Makanya sangat tidak dianjurkan untuk kita tidak mencoba hal-hal yang negatif. Justru kita dianjurkan untuk menjauhi hal-hal yang negatif. Karena intensitasnya bisa semakin tebal.

Mungkin awalnya coba-coba. Yang awalnya hanya coba-coba, tanpa kita sadari itu berubah menjadi: terbiasa. Kalau sudah terbiasa, kita akan selalu melakukannya secara berulang.

Dan hal yang kita lakukan secara terus-menerus dan berulang, itu hanya akan meningkatkan intensitasnya, jika kita tidak segera menghentikannya.

Itulah perubahan yang kita dapatkan setiap hari.

Perubahan tidak melulu tentang dari baik menjadi jahat atau dari jahat menjadi baik. Tapi perubahan juga berupa dari jahat menjadi semakin jahat atau dari baik menjadi semakin baik.

Insight Raden Sasak, 10 Rabiul Akhir 1444H.

Itulah mengapa sangat penting bagi kita untuk memastikan apa yang kita lakukan setiap hari, itu baik. Ketika kita melakukan hal yang baik, itu akan berubah menjadi semakin baik.

Dan tidak baik jika kita bersikap biasa saja ketika kita sudah merasa punya kebiasaan baru dan tidak berusaha untuk bisa mempertahankan kebiasaan itu.

Memang sih, baik, jika kita berhasil menumbuhkan kebiasaan positif. Terlebih lagi jika kebiasaan itu baru kita miliki. Tapi perlu bagi kita mempertahankannya meski sudah menjadi kebiasaan.

Sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan kita, itu pasti bisa menghilang. Memang tidak akan menghilang dengan begitu saja. Tapi ia akan menghilang secara perlahan-lahan.

Kita sebut saja intensitas dari sebuah kebiasaan itu adalah 100%. Karena kita tidak mempertahankan kebiasaan tersebut maka dia akan menurun dari 100% menjadi 99.9%.

Dan perubahan kecil seperti ini seringkali kita tidak menyadari kehadirannya, seringkali kita tidak menyadari keberadaannya. Tapi perubahan kecil ini bisa membawa dampak yang besar.

Detik demi detik, menit demi menit, jam demi jam, hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan, tahun demi tahun, dan tak terasa, bahwa kebiasaan telah menghilang dari diri kita.

Mungkin mulai saat ini kita tidak perlu fokus pada perubahan besar. Tapi kita perlu mulai memperhatikan, menyadari, dan menghargai setiap perubahan kecil yang kita alami.

Insight Raden Sasak, 10 Rabiul Akhir 1444H.

PENUTUP

Alhamdulillah. Shallu ‘Alan Nabi Muhammad!

Sampai disini dulu insight yang bisa saya bagikan. Semoga saya dan Sohib Insight bisa mendapatkan satu kebaikan dari membaca blog insight hari ini. Aamiin Allahumma Aamiin.

Selalu temukan insight di setiap kegiatan yang kita lakukan. Dan selalu temukan insight di setiap peristiwa yang kita dapatkan. Karena tiada hari, tanpa insight yang bermanfaat.

Jurnal Insight | Temukan Insight Setiap Saat.

About the Author

Life Design Certified Trainer | Top Coach Merry Riana Coach Development Program | Tim Motiva: Lembaga Pelatihan Produktivitas & Pengembangan Diri.

Follow Raden Sasak.

Post a Comment

Silahkan berkomentar jika ingin berdiskusi, memberikan masukan atau menanyakan sesuatu. Jangan pernah membagikan informasi pribadi atau informasi sensitif pada saat berkomentar. Terimakasih 😉
What do you want to do? Choose your menu!
Reload