Join Telegram

Daily Insight: Sabtu, 24 Rabiul Akhir 1444H

Mark

Subhanallah Walhamdulillahi Walailahaillallah Wallahu Akbar. Walahawla Walaquwwata Illabillahil’aliyyil‘adzim.

Tidak Ada Yang Dapat Menandingi Kalimat Allah.

Daily Insight adalah blog yang saya tulis setiap hari. Tujuannya membiasakan diri menulis (1000 kata) setiap hari. Selain itu, menulis setiap hari bagi saya juga bisa menjadi terapi.

Daily Insight terdiri atas tiga insight, yaitu insight yang saya dapatkan dari kegiatan internet, insight dari membaca sebuah buku dan insight yang saya dapatkan dari membaca kitab.

Apa yang saya tulis disini adalah sebuah catatan yang belum sempurna; bisa dibilang "sampah." Tapi suatu hari, tulisan "sampah" ini akan menjadi sesuatu yang berharga.

Jika kamu ingin membacanya, silahkan. jika tidak, skip aja. Anyway, ini adalah Daily Insight yang ke-68. Selamat membaca!

INSIGHT 1

Tentang Budaya Dan Rezeki Pengecer Bensin.

Nonton youtube sama Ayah, malah dapat insight. Ya, bersyukur karena bisa dapat insight sekalian nyenengin orang tua dengan memberikannya tontonan yang menghibur dan bermanfaat.

Ayah saya akhir-akhir ini lagi senang menonton Habib Ja’far. Di waktu saya memberikannya menonton youtube, tanpa sengaja beliau melihat video Habib Ja’far di homepage youtube saya.

Karena beliau penasaran, akhirnya beliau tonton. Dan bilang ke saya, “Ayah suka nonton yang ini” Sambil menunjukkan wajah Habib Ja’far yang sedang diwawancara oleh seseorang.

Sejak hari itu, Ayah saya suka menonton Habib Ja’far. Nah, hari ini, ayah saya menonton Habib Ja’far lagi. Dan kali ini saya ikut menonton video tersebut. Sangat seru dan menghibur.

Tapi yang paling penting dari seru dan menghibur adalah saya dapat insight yang sangat bermanfaat dari obrolan Habib Ja’far bersama Mbah Sujiwo Tejo.

Meski video tersebut dibuat satu tahun yang lalu, atau tepat 15 juli 2021. Tapi insight yang saya dapatkan sangat bermanfaat. Ada beberapa insight yang saya dapatkan dari video tersebut.

Namun, saya sangat menyarankan kepada kamu untuk nonton dulu videonya. Siapa tau kamu lebih mendapatkan insightful dari insight yang saya dapat dan yang saya tulis di blog ini.

Untuk videonya kamu bisa klik disini. Kalau sudah nonton, saya izin share insight yang saya dapatkan. Dan silahkan dibaca jika kamu ingin membacanya.

Insight pertama yang dapatkan dari video tersebut, yaitu tentang menjaga budaya.

Di dalam video tersebut terdapat momen ketika Habib Ja’far dan Mbah Sujiwo Tejo berdialog dengan bahasa daerah. Mereka berdua berdialog dengan sangat lancar..

Sangat menarik bagaimana cara mereka berdua menggunakan bahasa daerahnya, yaitu bahasa Madura. Pertama, Habib yang menggunakan bahasa madura, dan Mbah menjadi penerjemah.

Dan pada momen berikutnya, Mbah yang berbicara dengan bahasa Madura, dan Habib sebagai penerjemahnya. Mereka sangat lancar sekali dengan bahasa daerahnya.

Saya tidak tau, apakah di tempatmu masih menggunakan bahasa daerah sebagai bahasa sehari-hari. Tapi kalaupun tidak, setidaknya kamu tidak melupakan bahasa daerahmu.

Karena sekarang banyak orang yang terpengaruh oleh budaya luar. Lantas mereka jadi lupa dengan bahasa daerahnya sendiri yang mana itu harus dipertahankan untuk menjaga budaya.

Entah bahasa apapun yang kita gunakan diluar sana. Tapi kita berusaha untuk menjaga budaya kita. Karena bahasa daerah adalah peninggalan para leluhur kita.

Habib Ja’far, meski gayanya seperti milenial dan kekinian serta bahasanya juga kekinian, ia masih bisa menggunakan bahasa daerahnya. Bahkan dengan logat aslinya pun tak lepas darinya.

Itu adalah insight tentang budaya. Insight lain yang saya dapat adalah insight yang berasal dari pengalaman atau kisah Habib yang berjumpa dengan pengecer bensin.

Jadi ada pengecer bensin yang menjual bensin eceran di dekat jalan keluar dari Pertamina. Ketika pengecer bensin tersebut ditanya kenapa ia berjualan di dekat pertamina.

Ia menjawab dengan kalimat, “Kalau rezeki tidak akan ketuker”. Dan fakta menariknya, dari menjual bensin itu, ia mampu untuk biayai anaknya kuliah sampai lulus sebagai sarjana. Insightful!

INSIGHT 2

Aktivitas Penting Bergantung Pada Profesi & Goals Seseorang.

Dari insight internet yang ngomongin tentang budaya dan cara orang tua bisa memperjuangkan anaknya sampai lulus kuliah dan jadi sarjana. Sekarang saatnya masuk ke insight buku.

Insight buku kali ini masih dari buku Kitab Anti Penundaan dari Coach Darmawan Aji. Insya Allah, di insight buku saya akan membahas insight buku Kitab Anti Penundaan sampai tuntas.

Insight yang saya dapatkan dari buku Kitab Anti Penundaan kali ini adalah tentang fakta yang sangat menarik yang mungkin juga akan membuatmu tertarik dengan fakta ini.

Dalam buku tersebut disebutkan, bahwa

“Setiap penundaan pasti melibatkan aktivitas menunda, namun tidak setiap aktivitas menunda berarti penundaan.”

Kira-kira kamu paham, gak, dengan kalimat yang menyatakan “tidak setiap aktivitas menunda berarti penundaan.” Apa yang dimaksud dengan kalimat tersebut?

Nah, disinilah letak insight yang saya dapatkan. Dari sini saya bisa mengetahui apa yang dimaksud dengan penundaan. Jadi, tidak semua menunda itu buruk, ada juga yang baik.

Misalnya, ketika kita menunda untuk membeli barang-barang mewah demi menjaga keuangan kita tetap aman. Contoh lain, yaitu ketika kita menunda waktu untuk scrolling sosial media.

Tapi menjadi buruk ketika kita menunda tugas-tugas penting. Menunda mengerjakan hal-hal penting yang bermanfaat untuk masa depan kita, seperti menunda kesiapan finansial hari tua.

Ringkasnya, perhatikan aktivitas apa yang sedang kita tunda.

Selalu perhatikan aktivitas yang sedang kita lakukan. Apakah kita melakukan aktivitas yang bermanfaat dan menunda yang tidak bermanfaat sama sekali untuk kehidupan kita.

Atau malah sebaliknya, kita lebih suka melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat dan meninggalkan aktivitas yang bermanfaat. Bahkan, sampai meninggalkan kewajibannya sebagai manusia.

Setiap orang pasti memiliki pandangan yang berbeda dengan aktivitas yang mereka lakukan. Seperti game, misalnya. Game sekarang adalah aktivitas atau kegiatan yang menguntungkan.

Bahkan sekarang, game bisa disebut sebagai profesi. Kalau kita ingat waktu kita kecil dulu; orang tua pasti akan memarahi kita, karena game adalah kegiatan yang tidak bermanfaat.

Tapi kalau sekarang, mungkin beberapa orang tua tidak akan lagi memarahi atau melarang anaknya untuk bermain game jika dia tahu game bisa menjadi profesi dan menghasilkan uang.

Sedangkan dalam islam, aktivitas yang paling bermanfaat ialah aktivitas yang mendekatkan dirinya kepada Allah SWT. melalui shalat, dzikir dan melalui ibadah sunnah lainnya.

Sehingga, aktivitas yang tidak boleh kita tinggalkan sebagai seorang muslim adalah shalat. Bahkan kita tidak diperbolehkan untuk menunda shalat jika tidak ada udzur.

Jadi, aktivitas menunda belum tentu penundaan. Karena kita harus melihat dulu, aktivitas apa yang kita tunda. Apakah itu adalah aktivitas yang penting dan bermanfaat atau tidak.

Karena setiap orang memiliki definisi yang berbeda terkait aktivitas yang penting dan aktivitas yang tidak penting. Kita harus melihat dulu, apa profesi yang sedang ia geluti.

Tapi secara umum untuk umat Islam, Shalat adalah aktivitas yang paling penting dan harus menjadi prioritas nomor satu dari segala aktivitas lain yang kita anggap penting.

INSIGHT 3

Tidak Ada Yang Dapat Menandingi Kalimat Allah.

"Ada dua perkara yang tidak akan pernah dijumpai tersemat pada diri orang-orang munafik; yakni akhlak yang luhur, dan pemahaman (ilmu) tentang masalah agama."

Dikutip Dari Kitab Ihya Ulumuddin.

Dari footnote: Diriwayatkan oleh Imam Al-Tirmidzi dari jalur Abu Hurairah. Imam Al-Tirmidzi mengatakan, bahwa status riwayat ini adalah gharib (hadits yang diantara perawinya terdapat seseorang yang menyendiri dalam periwayatan-penerj). Saya (muhaqqiq) berpendapat, isnad pada riwayat Imam Al-Tirmidzi ini lemah (dha’if), akan tetapi menjadi shahih disebabkan banyaknya jalan yang ada mengenai riwayat ini. Seperti disebutkan oleh Al-Albani dalam dalam Al-Shahihah, hadits nomor 278.

Dari sini saya mendapatkan insight tentang orang-orang yang munafik. Orang-orang munafik adalah seseorang yang tidak memiliki akhlak yang luhur.

Dan orang-orang yang munafik adalah orang-orang yang tidak memiliki pemahaman terhadap ilmu agama. Sehingga ketika ia berbicara, ia hanya akan membicarakan kejelekan agama.

Perlu kita ketahui bahwa tidak ada kecacatan dalam agama Islam. Karena sesungguhnya Allah telah menyempurnakan agama untuk kita semua dengan agama Islam.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

"Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridai Islam sebagai agamamu."

(QS. Al-Ma'idah 5: Ayat 3)

Maka orang-orang yang munafik adalah mereka yang selalu menjelek-jelekan agama Islam. Dan mereka selalu mencari kesalahan-kesalahan di balik para pemeluk Islam itu sendiri.

Bahkan mereka tak segan-segan mencari-cari kesalahan para ulama. Lebih buruknya lagi, mereka tak segan-segan mencari kesalah di dalam Al-Quran dan hadist-hadist Nabi ﷺ

Padahal di dalam Al-Quran telah diterangkan bahwa Al-Quran adalah kalimat (Allah) yang paling sempurna. Dan tidak ada yang bisa menandingi kalimat (Allah) yang sempurna itu.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

"Dan telah sempurna firman Tuhanmu (Al-Qur'an) dengan benar dan adil. Tidak ada yang dapat mengubah firman-Nya. Dan Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui."

(QS. Al-An'am 6: Ayat 115)

Dalam surah lain, Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

"Katakanlah, "Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa (dengan) Al-Qur'an ini, mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengannya, sekalipun mereka saling membantu satu sama lain.""

(QS. Al-Isra' 17: Ayat 88)

Jika ada orang-orang yang menentang tentang ayat-ayat Allah SWT. maka datangkanlah yang serupa jika kalian (orang-orang yang menyesatkan) jika kamu bisa.

Maka ketika kalian tidak bisa menghadirkan yang serupa. Maka kalian tidak akan pernah bisa menghadirkan yang lebih dari apa yang ada dalam Al-Quran tersebut.

Jadi, insight yang saya dapatkan: belajar ilmu agama penting, agar kita tidak sesat. Wallahu A’lam Bishawab.


Terimakasih Sudah Membaca.

Jangan lupa bershalawat kepada baginda Rasulullah ﷺ agar apa yang kita baca bisa mendapatkan keberkahan. Semoga kelak saya dan Sohib Insight bisa mendapatkan syafa'at Rasulullah ﷺ Shallu ‘Alan Nabi Muhammad!

Selalu temukan insight di setiap kegiatan yang kita lakukan. Dan selalu temukan insight di setiap peristiwa yang kita dapatkan. Karena tiada hari tanpa insight yang bermanfaat.

Salam Raden Sasak.

Jurnal Insight | Temukan Insight Setiap Saat.

About the Author

Life Design Certified Trainer | Top Coach Merry Riana Coach Development Program | Tim Motiva: Lembaga Pelatihan Produktivitas & Pengembangan Diri.

Follow Raden Sasak.

Post a Comment

Silahkan berkomentar jika ingin berdiskusi, memberikan masukan atau menanyakan sesuatu. Jangan pernah membagikan informasi pribadi atau informasi sensitif pada saat berkomentar. Terimakasih 😉
What do you want to do? Choose your menu!
Reload