Join Telegram

Daily Insight: Arbi'aa', 25 Jumadil Akhir 1444H

Mark

Subhanallah Walhamdulillahi Walailahaillallah Wallahu Akbar. Walahawla Walaquwwata Illabillahil’aliyyil‘adzim.

Masalah Susah Atau Mudah Tergantung Pengetahuan Kita.

Daily Insight adalah blog yang saya tulis setiap hari. Tujuannya membiasakan diri menulis (1000 kata) setiap hari. Selain itu, menulis setiap hari bagi saya juga bisa menjadi terapi.

Daily Insight terdiri atas tiga insight, yaitu insight yang saya dapatkan dari kegiatan internet, insight dari membaca sebuah buku dan insight yang saya dapatkan dari membaca kitab.

Apa yang saya tulis disini adalah sebuah catatan yang belum sempurna; bisa dibilang "sampah." Tapi suatu hari, tulisan "sampah" ini akan menjadi sesuatu yang berharga.

Jika kamu ingin membacanya, silahkan. jika tidak, skip aja. Anyway, ini adalah Daily Insight yang ke-128. Selamat membaca!

INSIGHT 1

Allah Selalu Ada Cara Untuk Mengampuni Dosa Hamba-Nya.

Diantara hal yang membentuk kita adalah tidak hanya diri kita sendiri tetapi lingkungan yang ada disekitar kita juga.

Lingkungan yang baik memudahkan seseorang untuk menjadi baik dibandingkan dirinya ingin menjadi orang baik dilingkungan yang tidak baik.

Semakin baik lingkungan kita, maka akan lebih sedikit usaha kita untuk menjadi baik, bahkan ketika kita tidak ingin menjadi seseorang yang baik, kita tetap akan terpanggil.

Hal yang paling sering kita jumpai ialah ketika seseorang yang tadinya terbiasa dengan hal-hal yang tidak baik lalu bergabung dengan lingkungan yang baik, dia jadi terpengaruh.

Sebut saja ditempat tinggal (baca: lingkungan) kita sebelumnya kita jarang shalat. Dan ketika kita pindah kelingkungan dimana mayoritas orangnya shalat, kita terpancing untuk ikut shalat.

Jadi, cobalah untuk bergabung dengan lingkungan orang-orang yang rajin shalat jika kita adalah seorang Muslim yang jarang mendirikan shalat.

Begitu juga sebaliknya, banyak kita temukan orang yang tadi baik menjadi berubah 180 derajat karena lingkungannya tidak mendukungnya untuk tetap menjadi baik.

Maka dari itulah, kita bisa menyimpulkan bahwa lingkungan punya peran penting untuk mendapatkan perubahan. Kareena bagaimana lingkungan kita, kita akan selalu mengikutinya.

Perubahan sangat sulit bagi seseorang yang ingin berubah jika dirinya masih dilingkungan sebelumnya. Butuh berpindah ke tempat yang lain yang lebih baik untuk dirinya bisa berubah.

Itulah perjalan hijrah yang dilakukan oleh banyak umat Muslim ketika mereka ingin benar-benar berubah. Hijrah adalah solusi untuk mereka yang punya masalah dan ingin berubah.

Hijrah adalah sarana bagi seseorang untuk menata ulang hidup yang telah lama berada pada jalan yang salah dan kembali lagi ke jalan yang benar serta diridhoi Tuhannya.

Saya mendoakan orang-orang yang hijrah agar mendapatkan kemudahan dalam prosesnya menjadi pribadi yang lebih baik dari yang sebelumnya, mudah-mudahan Allah meridhoinya.

Tapi meskipun prosesnya nanti tidak mudah, karena fakta yang sebenarnya begitu, saya doakan setiap langkahnya diberikan imbalan yang sepadan dari sisi Tuhannya.

Dan setiap perjalanan hijrah hendaknya menjadikan kita lebih baik dan ada perubahan perilaku yang kita dapatkan. Tentunya perubahan yang dimaksud adalah perubahan yang baik pula.

Ada beberapa kisah yang saya dengan dan yang pernah saya baca, insya Allah. Dari kisah-kisah tersebut saya selalu menemukan perjalanan yang begitu panjang dan sulit.

Orang-orang yang melakukan perjalanan untuk mencapai perubahan iman dalam dirinya selalu berat, melelahkan dan jarak yang ditempuh di dekat.

Namun, satu hal yang saya dapatkan dari kisah-kisah tersebut, yaitu Allah Swt. selalu punya cara untuk mengampuni bagi siapapun yang benar-benar melakukan hijrah.

Mudah-mudahan kita yang sekarang belum hijrah diberikan hidayah oleh Allah Swt. untuk hijrah dan hanya kembali ke jalan yang diridhoinya, Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin…

Dan mudah-mudahan yang hijrah dan masih dalam perjalan selalu dikuatkan hatinya dan selalu mendapatkan petunjuk untuk istiqomah dalam kebenaran, Aamiin Allahumma Aamiin.

INSIGHT 2

Masalah Susah Atau Mudah Tergantung Pengetahuan Kita.

Ada sebuah kalimat yang bagus ketika saya membaca kisah seseorang. Kalimat ini menjadikan saya berpikir ketika masa saya mendapatkan kesulitan.

Dan mungkin ini juga bisa berarti bagi kamu yang sering sulit dalam menemukan solusi. Kalimat tersebut adalah,

“Jika saja saya telah mengetahui apa yang seharusnya saya ketahui sekarang, maka semua hal masalah apapun itu akan sangat mudah bagi saya.”

Memang kalimat tersebut adalah kalimat yang digunakan oleh seseorang yang menyesal karena tidak mengetahui apa yang seharusnya diketahui olehnya.

Sekarang kalau kita mendapatkan masalah dan kita sulit dalam menemukan solusi atas masalah tersebut, itu bisa dikarenakan ada hal-hal yang tidak ketahui.

Dan kalau saja apa yang tidak kita ketahui, itu kita tahu ketika kita mendapatkan sebuah masalah, maka masalah itu tidak akan susah bagi kita,melainkan itu akan jadi sangat mudah.

Kalau saja saya berusaha belajar matematika dengan sangat baik saat di bangku sekolah, maka ketika dibangku kuliah akan sangat mudah bagi saya untuk menyelesaikannya.

Tapi, karena saya bermalas-malasan dan tidak suka dengan pelajaran matematika, jadilah saat kuliah saya mendapatkan begitu banyak masalah yang tidak dapat saya selesaikan.

Kalaulah saya rajin belajar dimasa muda dan masa itu saya gunakan untuk memperbanyak ilmu serta keterampilan saya, maka saya tidak akan hidup susah sekarang.

Dan pasti akan begitu banyak peluang dan kesempatan kerja yang datang kepada saya … kalau saja saya tidak menyia-nyiakan waktu saya.

Pada kesimpulan cerita tersebut saya mendapatkan satu insight, bahwa apa yang kita lakukan sekarang akan kita dapatkan hasilnya nanti di masa yang akan datang.

Sudah tidak asing lagi ditelinga kita tentang pepatah dan perkataan orang tua yang selalu mengatakan, “apa yang kamu tanam, itu yang kamu tuai”.

Bagi saya, masih ada kesempatan untuk berubah dan merubah semua hal yang belum terlanjur terlambat bagi saya untuk melakukan banyak perubahan bagi saya.

Diusia saya yang sekarang ini, saya ingin lebih banyak belajar dan memperbanyak lagi keterampilan yang serkira saya butuh dimasa yang akan datang.

Investasi uang memang selalu menggiurkan bagi seseorang. Tapi karena saya tidak memiliki cukup banyak uang, jadi tidak ada uang yang bisa saya investasikan.

Hal yang dapat saya lakukan adalah dengan berinvestasi ilmu dan keterampilan yang dibutuhkan oleh diri saya nanti dan itu juga akan dibutuhkan oleh orang banyak.

Mungkin saat ini saya tidak memiliki uang untuk diinvestasikan, tapi saya merasa dan orang lain paham kalau waktu adalah uang dan sesuatu yang sangat berharga.

Jadi, ditahun ini saya ingin menginvestasikan waktu saya untuk melakukan banyak hal yang bisa membuat pengetahuan dan keterampilan saya meningkat.

Dengan kata lain, waktu yang ada adalah waktu yang memang saya dedikasikan untuk belajar dan berlatih hal-hal baru serta berbagai hal yang dibutuhkan di waktu yang akan datang.

INSIGHT 3

Kewajiban Yang Mengikat Muslim Wajib Untuk Dipelajari.

Sebagai Muslim kita telah mengetahui tentang ilmu-ilmu yang diwajibkan atas seorang Muslim dari mempelajarinya.

Dan apa yang diwajibkan atas seorang Muslim, itu adalah ilmu yang disebut atau guru kita dulu memberitahunya sebagai ilmu yang berkedudukan fardhu ‘ain.

Tentang tata cara shalat dan puasa adalah ilmu yang wajib bagi seorang hamba yang beragama Islam untuk mempelajari serta mengamalkannya ketika tiba waktunya.

Dan diwajibkan atas kita untuk mempelajari ilmu-ilmu yang berkedudukan fardhu ‘ain sebelum atau sesaat waktunya tiba agar seorang Muslim paham cara melaksanakannya.

Sebagaimana orang tua yang mengajarkan anaknya tata cara shalat meski shalat itu belum diwajibkan bagi anaknya karena belum masuk usia baligh.

Atau seorang anak yang rajin belajar tentang agama setelah dirinya menginjak usia baligh seperti bagaimana cara shalat, berpuasa, dan sebagainya.

Namun, untuk orang-orang tertentu ada yang masih belum memahami beberapa ilmu yang diwajibkan atasnya karena mungkin faktor lingkungan sekitar atau karena dirinya sendiri.

Semoga Allah Swt mengampuni dosa bagi mereka yang mendapatkan hidayah setelah (lama) masuk dari baligh-nya. Aamiin Allahumma Aamiin…

Jadi, tanda bahwa seorang Muslim telah mempelajari ilmu yang berkedudukan fardhu ‘ain adalah mereka yang telah belajar ilmu-ilmu yang berkaitan dengan Agama.

Lebih jelasnya, Imam Al-Ghazali Rahimahullah dalam kitabnya Ihya Ulumuddin mengatakan,

“Terhadap ilmu mengenai tata cara amalan yang diwajibkan bagi setiap Muslim, maka seorang Muslim yang memahami ilmu yang diwajibkan, atau kapan waktu diwajibkannya, berarti ia telah menguasai ilmu yang berkedudukan sebagai fardhu ‘ain.”

Sedangkan ilmu-ilmu yang lebih banyak porsi kita pelajari sewaktu kita sekolah seperti matematika, kimia, biologi, fisika dan semacamnya adalah mubah.

Diperbolehkan bagi kita untuk mempelajari ilmu-ilmu yang diluar daripada ilmu-ilmu yang berkedudukan fardhu ‘ain selama itu menyangkut kemaslahatan umat.

Namun, beberapa kajian yang saya dengar bahwa bagi seorang Muslim menuntut ilmu yang berkedudukan fardhu ‘ain lebih utama dari ilmu lainnya.

Imam Al-Ghazali Rahimahullah mengatakan, “Ketika suatu kewajiban mengikat diri seorang Muslim, maka memperoleh pengetahuan tentangnya juga mengikat orang yang bersangkutan.”

Bila ada suatu kewajiban yang terikat dengan diri kita, namun kita tetap mencari dan memperoleh ilmu darinya. Maka kita telah meninggalkan sesuatu yang diwajibkan atas kita.

Memiliki pengetahuan tentang tata cara terkait perintah yang diwajibkan bagi seorang Muslim adalah untuk membuat ibadah itu sendiri menjadi lebih baik.

Karena ibadah tanpa adanya pengetahuan di dalamnya menjadikan seorang Muslim mudah untuk diganggu dan diragukan oleh syaitan yang terkutuk. Semoga kita terus belajar dan memperbanyak ilmu terkait, Aamiin.

Wallahu A’lam Bishawab.


Terimakasih Sudah Membaca.

Jangan lupa bershalawat kepada baginda Rasulullah ﷺ agar apa yang kita baca bisa mendapatkan keberkahan. Semoga kelak saya dan Sohib Insight bisa mendapatkan syafa'at Rasulullah ﷺ Shallu ‘Alan Nabi Muhammad!

Selalu temukan insight di setiap kegiatan yang kita lakukan. Dan selalu temukan insight di setiap peristiwa yang kita dapatkan. Karena tiada hari tanpa insight yang bermanfaat.

Salam Raden Sasak.

Jurnal Insight | Temukan Insight Setiap Saat.

About the Author

Life Design Certified Trainer | Top Coach Merry Riana Coach Development Program | Tim Motiva: Lembaga Pelatihan Produktivitas & Pengembangan Diri.

Follow Raden Sasak.

Post a Comment

Silahkan berkomentar jika ingin berdiskusi, memberikan masukan atau menanyakan sesuatu. Jangan pernah membagikan informasi pribadi atau informasi sensitif pada saat berkomentar. Terimakasih 😉
What do you want to do? Choose your menu!
Reload